Breaking News:

Syarat Urus BPKB dan STNK yang Hilang atau Rusak

Sebab, BPKB merupakan bukti kepemilikan kendaraan bermotor yang sah secara aturan dan hukum di Indonesia.

Editor: Ardhi Sanjaya
Kompas.com
Buku Pemilik Kendaraan Bermotot (BPKB) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Buku Pemilik Kendaraan Bermotor ( BPKB) merupakan salah satu dokumen penting, baik untuk mobil atau sepeda motor.

Sebab, BPKB merupakan bukti kepemilikan kendaraan bermotor yang sah secara aturan dan hukum di Indonesia.

Tanpa BPKB, pemilik kendaraan akan sulit memperpanjang pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK), sehingga mobil atau motor tersebut tidak boleh dioperasikan di jalan raya.

Kasie STNK Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Arif Fazlurrahman mengatakan, BPKB sangat penting sebab setiap kendaraan bermotor baru wajib melakukan registrasi dan identifikasi.

"Setiap kendaraan bermotor baru wajib melakukan registrasi dan identifikasi. Setelah melalui proses itu, akan diberikan BPKB dan STNK. Maka, bila kendaraan tidak ada dokumen tersebut, tandanya tidak boleh digunakan," katanya kepada KOMPAS.com, di Jakarta, belum lama ini.

Arif mengatakan, fungsi BPKB ialah, bukti sah kepemilikan kendaraan bermotor sama seperti akte tanah, sedangkan STNK merupakan legalitas operasional di jalan yang berhubungan dengan pajak.

"Apabila kedua dokumen tersebut hilang atau rusak maka bisa diurus dengan persyaratan tertentu," katanya kepada KOMPAS.com, Selasa (28/1/2020).

Berikut syarat dan ketentuan membuat BPKB atau STNK yang rusak atau hilang:

Untuk STNK

STNK yang rusak:

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved