Rumah di Bogor Ambruk

Bantuan RTLH Masih Antre, Bima Arya Minta Bantuan Baznas Untuk Perbaiki Rumah Warga yang Ambruk

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pun mengakui rumah yang dalam kondisi lapuk tersebut sudah masuk dalam bantuan Rtlh.

Bantuan RTLH Masih Antre, Bima Arya Minta Bantuan Baznas Untuk Perbaiki Rumah Warga yang Ambruk
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) yang ambruk di Kampung Pulo, Kelurahan Babakan Pasar, RT 1/4, Kecamatan Bogor Tengah tidak bisa langsung dikucurkan.

Kondisi tersebut dikarenakan kucuran dana RTLH masih mengalami antrean.

"Saya perintahkan camat, lurah untuk dikawal karena saya ingin dipercepat perbaikannya, kita akan proses dengan anggaran tidak terduga atau dari baznas, karena ternyata masih antre dianggaran RTLH nya," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Rabu (29/1/2020) kemarin.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pun mengakui rumah yang dalam kondisi lapuk tersebut sudah masuk dalam bantuan Rtlh.

Namun hingga sampai terjadi musibah tumah ambruk bantuan tak kunjung turun.

Bima Arya mengatakan, verifikasi mengenai rumah tidak layak huni seharusnya memang diprioritaskan.

"Iya harusnya begitu (yang lebih membutuhkan diprioritaskan), saya kan tidak tahu itu verifikasinya ada di Kemas (Bagian Kemasyarakatan) semua, ya harusnya begitu yang lebih membutuhkan diprioritaskan," kata Bima Rabu (29/1/2020).

Mengenai adanya kelemahan dalam fungsi verifikasi Rtlh, Bima Arya  Sugiarto mengatakan bahwa proses verifikasi Rtlh sedang dalam proses evaluasi.

Bima Arya mengakui bahwa sebaran pemberian bantuan RTLH di Kota Bogor tidak merata.

"Saya melihat sebarannya kok tidak merata, memang sedang dalam proses evaluasi untuk RTLH ini melalui aplikasi sahabatnya, jadi kita evaluasi semuanya lah prosesnya, pemilihannya, prosesnya dan prioritasnya," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved