Hadiri Acara 1 Abad Gereja Zebaoth Bogor, Menag : Negara dan Agama Harus Saling Beriringan

Menteri Agama, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Rozi menghadiri perayaan satu abad gedung Gereja GPIB Zebaoth Bogor, Kamis (30/1/2020).

Istimewa
Menteri Agama, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Rozi menghadiri perayaan satu abad gedung Gereja GPIB Zebaoth Bogor, Kamis (30/1/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menteri Agama, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi menghadiri perayaan satu abad gedung Gereja GPIB Zebaoth Bogor, Kamis (30/1/2020).

Gedung Gereja GPIB Zebaouth Bogor ini merupakan satu di antara bangunan cagar budaya lain yang bernilai tinggi.

Hari ini Kamis (30/1/2020), gedung peninggalan kolonial ini, tepat berusia 100 tahun.

GPIB Zebaoth Bogor, pada zaman kolonial pemerintahan Hindia-Belanda, tempat ibadah umat Protestan ini dikenal dengan nama Koningin Wilhelmina Kerk. Seiring waktu berjalan, gereja ini disebut Zebaoth.

“Akibat nama yang sulit, akhirnya terakulturasilah oleh dialek lokal, hingga warga menyebutnya dengan nama gereja ayam. Di mana di puncak atap bangunan tertancap simbol ayam khas gereja Eropa,” kata Ketua Majelis Jemaat GPIB Zebaoth, Pendeta Omik Kaharudin Sth.

Puncak perayaan satu abad in disambut sukacita ribuan jemaat.

Menteri Agama Fachrul Razi mewakili Presiden Joko Widodo hadir dalam acara 100 tahun ini.

Selain Menteri Agama, hadir juga Ketua Umum Sinode GPIB, Pendeta Drs.Paulus Kariso Rumambi Mth, Sekretaris Umum GPIB, Pdt Jakoba Marlen Joseph Sth, Sekretaris Umum PGI, Pendeta Jacky Manuputi, Ketua Majelis Jemaat GPIB Zebaoth, Pendeta Omik Kaharudin bersama para pendeta jemaat.

Menteri Agama, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Rozi menghadiri perayaan satu abad gedung Gereja GPIB Zebaoth Bogor, Kamis (30/1/2020).
Menteri Agama, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Rozi menghadiri perayaan satu abad gedung Gereja GPIB Zebaoth Bogor, Kamis (30/1/2020). (Istimewa)

Menteri Agama mengatakan, seratus tahun perjalanan gereja GPIB Zebaoth, menandakan Zebaoth memiliki banyak pengalaman dalam hidup toleransi di bumi Indonesia.

Menurutnya perbedaan itu keniscayaan dan toleransi itu sangat perlu.

Halaman
123
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved