BPBD Kabupaten Bogor Sebut Status Tanggap Bencana Sudah Berakhir

kondisi di lokasi bencana seperti di Sukajaya pengungsi masih tinggal di pengungsian namun posko-posko tidak sebanyak pada awal masa tanggap bencana.

BPBD Kabupaten Bogor Sebut Status Tanggap Bencana Sudah Berakhir
Tribunnewsbogor.com/ Tsaniyah Faidah
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Yani Hassan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Status tanggap bencana di Kabupaten Bogor kini sudah resmi berakhir.

Staus tanggap bencana ini berakhir pada Kamis (30/1/2020) setelah mengalami 1 kali perpanjangan masa tanggap pasca banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bogor pada awal tahun baru 2020 lalu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Yani Hassan mengatakan bahwa statusnya kini sudah diubah menjadi transisi.

"Namanya status transisi bencana ke pemulihan," kata Yani Hassan saat ditemui wartawan di Pendopo Bupati Bogor, Jumat (31/1/2020).

Yani menjelaskan bahwa status transisi ini berlaku sampai 30 April 2020 mendatang.

Sejuah ini, kata dia, kondisi di lokasi bencana seperti di Sukajaya pengungsi masih tinggal di pengungsian namun posko-posko tidak sebanyak pada awal masa tanggap bencana.

"Posko-posko sekarang tidak sebanyak dulu. Dapur umum tetap difungsikan, logistik tetap difungsikan selama bantuan masih ada. Kita harapkan posko-posko tetap, karena April nanti udah mau puasa," kata Yani Hassan.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved