Waspada Virus Corona

Mahasiswa Bogor Diisolasi karena Demam Sepulang dari China, Kementerian Kesehatan Turun Tangan

pemuda yang diduga terjangkit virus corona ini sudah menjalani observasi dibantu tim Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Mahasiswa Bogor Diisolasi karena Demam Sepulang dari China, Kementerian Kesehatan Turun Tangan
Google images
Ilustrasi virus 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Mahasiswa pertukaran pelajar berinisial JS (19) yang demam sepulang dari China dan diisolasi di Rumah Sakit Eka Hospital Gunungputri masih diteliti.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Dedi Syarif mengatakan bahwa pemuda yang diduga terjangkit virus corona ini sudah menjalani observasi dibantu tim Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Kini, JS masih diisolasi Rumah Sakit Eka Hospital, Gunungputri, Kabupaten Bogor.

"Sudah diobservasi sama tim kita dengan Kemenkes. Sampelnya juga sudah kita bawa ke Balitbangkes Jakarta, kita masih menunggu hasilnya mungkin sekitar tiga hari," kata Dedi Syarif, Jumat (31/1/2020).

Dia menjelaskan bahwa JS tidak dirujuk ke Rumah Sakit Sulianti Saroso yang dikenal sebagai rumah sakit untuk penanganan virus itu.

Sebab, hasil pemeriksaan sementara gejala demam yang dialami JS mengarah ke morbili atau campak.

"Karena habis kontak di sana (China) dan kebetulan pas pulang lagi corona jadi tetap kita karantina dan protap corona," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved