Sudah 30 Hari, 14 Ribu Korban Longsor di Bogor Tinggal di Pengungsian

Para pengungsi ini rata-rata merupakan warga yang rumahnya tak bisa lagi dihuni pasca terdampak bencana.

Diskominfo
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor dalam acara kunjungan Komisi VIII DPR RI terkait bencana 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sebanyak 14 ribu jiwa korban bencana banjir dan longsor Kabupaten Bogor masih bertahan di pengungsian.

Mereka mengungsi di tenda-tenda pengungsian termasuk bangunan-bangunan yang dijadikan tempat pengungsian.

"Data terakhir sebanyak 14,061 jiwa masih berada dalam pengungsian," kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Jumat (31/1/2020).

Para pengungsi ini rata-rata merupakan warga yang rumahnya tak bisa lagi dihuni pasca terdampak bencana.

Beberapa pengungsi di antaranya menyebar ke rumah-rumah kerabat dan keluarganya lain.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Yani Hassan menambahkan bahwa total pengungsi di pengungsian dan yang menyebar di Kabupaten Bogor ini ada 20.920 jiwa.

Meliputi 26 kecamatan, 67 desa se-Kabupaten Bogor yang tersampak bencana 1 Januari 2020 lalu.

"Artinya yang di tenda, di rumah saudaranya atau di rumah yang lainnya, ini seluruh Kabupaten Bogor," kata Yani Hassan.

Para pengungsi ini nantinya akan dipindahkan ke hunian sementara (huntara) yang akan dibangun.

Kemudian mereka direlokasi ke hunian tetap (huntap).

Selama menunggu pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), para pengungsi korban bencana Kabupaten Bogor akan diberi bantuan dana tunggu hunian (DTH).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Yani Hassan mengatakan bahwa DTH ini berjumlah Rp 500 ribu per Kepala Keluarga (KK).

DTH ini diberikan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat.

"Selama menuju ke huntap, huntara, tadi disampaikan oleh BNPB, ada dana tunggu hunian. Itu 500 ribu per KK, per bulan," kata Yani Hassan.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved