Breaking News:

Bully Temannya hingga Masuk Rumah Sakit, 7 Siswa SMP di Malang Terancam Pidana

Siswa SMP dibully Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sebanyak tiga saksi dari pihak korban.

Humas Polresta Malang Kota
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat melihat kondisi siswa korban perundungan di Rumah Sakit Umum Lavalette Kota Malang, Jumat (31/1/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Diduga telah melakukan bully terhadap seorang siswa, sebanyak tujuh  orang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Malang, Jawa Timur, terancam sanksi pidana.

Hal itu terkait tindakan bully terhadap salah satu siswa hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Sampai saat ini, Polresta Malang Kota masih menyelidiki kasus bully tersebut.

Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sebanyak tiga saksi dari pihak korban.

Selanjutnya, pihaknya akan memeriksa tujuh siswa yang diduga melakukan bully tersebut.

“Hari ini kita lakukan pemeriksaan khusus terhadap murid-murid yang diduga melakukan penganiayaan,” kata Leonardus saat diwawancara di Mapolsek Lowokwaru, Kota Malang, Senin (3/2/2020).

Adapun, ketujuh siswa itu akan diperiksa secara khusus, dengan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Begitu juga dengan sistem peradilan, apabila ditemukan unsur pidana nantinya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji meminta supaya ada pendampingan secara psikologis kepada korban dan pelaku.

Sebab, antara korban dan pelaku masih di bawah umur.

“Saya minta ada pendampingan secara psikologis, baik bagi korban maupun bagi pelaku,” kata Sutiaji.

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved