Breaking News:

Penculikan Anak di Gresik: Pelaku Tergoda Imbalan dari Seseorang, Padahal Belum Pernah Bertemu

Pelaku penculikan SAW (11) di Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur, pada Senin (3/2/2020) malam, ditangkap petugas kepolisian.

(KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAH)
Pelaku penculikan terhadap SAW, dihadirkan pihak kepolisian dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pelaku penculikan SAW (11) di Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur, pada Senin (3/2/2020) malam, ditangkap petugas kepolisian.

Dia adalah Achmad Muzakki Maulana (25), warga Perumahan Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik.

Kepada polisi, Muzakki mengaku nekat melakukan aksi tersebut lantaran terbujuk imbalan sejumlah uang yang bakal diberikan oleh salah seorang yang dikenalnya melalui aplikasi MiChat sejak satu tahun lalu.

Kenalan itu sempat menawarkan kepada Muzakki 'solusi' kesulitan ekonomi yang sedang dialami, dengan cara menculik anak perempuan berusia 1 hingga 10 tahun.

"Karena aplikasi MiChat merupakan media sosial dengan handphone. Selama satu tahun yang bersangkutan belum pernah bertemu, belum pernah berkomunikasi secara langsung via telepon. Jadi, hanya komunikasi tekstual dengan applikasi MiChat," ujar Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo kepada awak media, saat rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Selasa (4/2/2020) siang.

Lantaran mengaku terbentur kebutuhan hidup, Muzakki yang semula tidak terlalu serius memikirkan ajakan penculikan anak di bawah umur itu, akhirnya kembali teringat setelah melihat SAW sedang membeli jajan di Desa Ngabetan.

Tanpa pikir panjang, pelaku kemudian memasukkan korban ke dalam mobil.

Namun usaha tidak berhasil, usai korban berhasil meloloskan diri.

"Perlu digarisbawahi jika yang bersangkutan belum pernah berkomunikasi secara langsung dengan temannya di MiChat tersebut, belum pernah bertransaksi apapun, belum pernah melakukan upaya penculikan apapun sebelumnya. Baru sekali ini," ucap Kusworo.

Kepada penyidik kepolisian, Muzakki bahkan sempat ragu dengan tawaran yang sempat diberikan oleh kenalannya di aplikasi MiChat tersebut.

Halaman
12
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved