Breaking News:

Tidak Bebas Meski Sudah Dimaafkan Risma, Ini Syarat Utama Penghina Wali Kota Surabaya Bisa Pulang

Tidak Langsung Bebas Meski Sudah Dimaafkan Oleh Risma, Ini Syarat Utama Wanita Bogor Bisa Pulang ke Rumah

SURYA/Nuraini Faiq dan Firman Rachmanuddin
Bu Risma Berani Sumpah Tak Minta Dibela, Terungkap Alasan Marah Karena Disebut Kodok. (SURYA/Nuraini Faiq dan Firman Rachmanuddin) 

Melansir Surya Di tengah proses penyidikan kasus ujaran kebencian terhadap Wali Kota Risma, muncul laporan ke Ombudsman Jatim.

Menurut pengaduan itu, laporan terhadap Zikria dikategorikan cacat hukum.

Menindaklanjuti surat pengaduan, Ombudsman Jawa Timur mendatangi Satreskrim Polrestabes Surabaya, Rabu (5/2).

Tujuan mengkonfirmasi laporan yang masuk kepada Ombudsman.

Alasan Risma Walikota Surabaya Menahan Tangis Saat Ingat Kata 'Kodok' yang Diunggah Zikria Dzatil /Youtube Kompas TV
Alasan Risma Walikota Surabaya Menahan Tangis Saat Ingat Kata 'Kodok' yang Diunggah Zikria Dzatil /Youtube Kompas TV ()

"Kami ke sini hanya untuk mengkonfirmasi terkait isi surat tersebut.

Sebagai bentuk atensi kami atas kasus ujaran kebencian terhadap Wali Kota Surabaya," kata Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jatim, Agus Widiyarta.

Ia menjelaskan surat laporan kepada Ombudsman terkait dugaan cacat hukumnya penanganan kasus penghinaan terhadap Risma itu telah dinyatakan gugur dalam verifikasi formil.

Oleh karena itu pengaduan tidak dapat diproses lebih lanjut.

"Ya, karena ketika kami konfirmasi, pelapor bukanlah korban langsung atas pelayanan institusi negara.

Artinya pelapor bukanlah korban sendiri atau kuasanya, melainkan orang lain.

Secara formil sudah otomatis gugur," katanya.

Meski tak dapat diproses, Agus mendatangi Satreskrim Polrestabes Surabaya guna memastikan laporan Risma terhadap Zikria itu telah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

"Bu Risma melaporkan ujaran kebencian dan penghinaan itu secara pribadi.

Bahkan saksi ahli yang diperiksa juga sudah banyak dan prosesnya sampai penetapan tersangka terhadap bu Zikria juga sudah dilakukan," katanya.

Senada dengan Ombudsman, penasihat hukum Zikria Dzatil, Dio, memastikan laporan ke Ombudsman bukanlah dari pihaknya.

"Kami pastikan laporan itu bukan dari kami," kata Dio.

Ia juga menegaskan akan mengikuti proses hukum dan berharap adanya keadilan atas kasus tersebut.

"Yang pasti kami ikuti proses hukum. Setelah permohonan maaf secara pribadi antara klien kami dan Bu Risma," katanya.

Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved