Menikah, Warga Natuna Tunda Resepsi karena Rumah Dekat Lokasi Karantina

Lilis Sudiro (51) orangtua Solihin mengatakan pernikahan anaknya sudah dipersiapkan sejak Januari lalu.

(DOK KELUARGA)
Dampak dari virus corona tidak saja membuat heboh warga China, di Indonesia tepatnya di Kota Ranai di Kabupaten Natuna, akhirnya menjadi cerita yang tidak mungkin terlupakan bagi pasangan muda Solihin (21) dan Parmita (20). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Senin (3/2/2020), Solihin (21) dan Parmita (20) warga Desa Kota Tuan Penagih Ranai, Kabupaten Natuna menggelar akad nikah di rumahnya.

Namun resepsi yang rencananya di gelar Kamis (6/2/2020) terpaksa ditunda karena kediaman mereka dekat dengan lokasi karantina WNI dari Wuhan.

Padahal panggung sudah dibuat dan undangan sudah disebar.

Mereka juga sudah menyiapkan bakan makanan untuk hajatan resepsi.

"Tapi ya mau gimana lagi, undangan sudah disebar. Panggung juga sudah dibuat, namun karena lokasi karantina terbilang dekat dengan lokasi Penagih, mau tidak mau acara resepsi diundur," kata Solihin.

Ia mengatakan resepsi ditunda karena warga khawatir terpapar vorus Corona.

Untuk resepsi rencananya baru digelar setelah masa karantina selesai.

Keluarga pengantin masih berunding dengan perangkat RT RW di Desa Kota Tua Penagih.

"Yang jelas resepsinya menunggu siap masa karantina selesai lah, paling tidak di atas tanggal 16 Februari 2020 mendatang," ucapnya.

Telur dikembalikan, sayur mayur dibiarkan

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved