Ngamuk Saat Ditagih Utang, Warga Tanah Sareal Bogor Dilaporkan ke Polisi

Kuasa hukum pelapor Supriantona Siburian mengatakan peristiwa tersebut dipicu dari adanya penagihan hutang oleh pelapor kepada istri pelapor pada 31 J

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
kuasa hukum menunjukan berkas laporan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH  -  Seorang warga Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor berinisial IH dilaporkan ke Polresta Bogor oleh warga Citeureup, Kabupaten Bogor, YI.

Pelaporan tersebut merupakan buntut dari dugaan peng aniayaan oleh IH, kepada pelapor berinisial YI.

Kuasa hukum pelapor Supriantona Siburian mengatakan peristiwa tersebut dipicu dari adanya penagihan h utang oleh pelapor kepada istri pelapor pada 31 Januari 2020 lalu.

Ketika itu pelapor bersama kakaknya datang ke kediaman IH untuk menagih h utang.

"Awalnya pelapor datang baik-baik untuk menagih tanggung jawab soal h utang pi utang," jelas Anto, sapaan akrab Supriantona, Jumat (7/2) saat ditemui di Mako Polresta Bogor Kota.

Anto mengatakan awalnya istri terlapor bersama pelapor dan saksi sedang berbicara baik-baik soal h utang pi utang.

Namun tiba tiba IH datang dan langsung mengusir pelapor yang akan menagih h utang.

Tidak hanya mengusir, IH pun merampas handphone YI dan memukul bagian wajahnya.

"Alasan memukulnya saya kurang tahu ya, mungkin dugaan karena utang pi utang itu," kata dia.

Tak terima mendapat pemukulan, YI didampingi kuasa hukum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Setelah satu minggu dari pelaporan tersebut kuasa hukum mendatangi Mapolresta Bogor Kota untuk mencari tahu kelanjutan kasus tersebut.

Namun pihak kuasa hukum belum mendapatkan jawaban atas kelanjutan laporannya itu

"Saya memfollow up permasalahan laporan klien kami itu pada tanggal 31 Januari 2020 yaitu terkait kasus peng aniayaan yang dilakukan oleh sodara berinisal IH, Dan hari ini sudah 7 hari saya memfollow up dan belum ada perkembangan dari pihak kepolisian," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved