Sebulan Lebih Bertahan di Pengungsian, Korban Bencana di Sukajaya Mulai Terjangkit Penyakit Kulit

Dermatitis adalah peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit memerah dan gatal.

Sebulan Lebih Bertahan di Pengungsian, Korban Bencana di Sukajaya Mulai Terjangkit Penyakit Kulit
istimewa
Pengungsi di Sukajaya Bogor kena penyakit kulit 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAJAYA - Setelah satu bulan lebih mengungsi di tenda-tenda pengungsian, para korban terdampak bencana di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor mulai terserang berbagai penyakit.

Salah satu relawan paramedis di Sukajaya, Beni Malik menjelaskan bahwa penyakit yang banyak di derita para pengungsi saat ini adalah dermatitis.

Dermatitis adalah peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit memerah dan gatal.

"Karena kondisi air, kondisi pengungsian juga kotor, yang pasti lingkungan harus bersih," kata Beni Malik kepada wartawan, Rabu (12/2/2020).

Dia menjelaskan bahwa penyakit ini bisa menular apabila nanahnya pecah.

Namun bisa ditangani dengan salep dan ditambah antibiotik bila kondisinya sudah parah.

Kondisi penyakit yang diderita pengungsi yang paling parah terjadi di Kampung Cihaur, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya.

Di sana ada seorang anak berumur 2 tahun berinisial AZ yang harus dievakuasi ke rumah sakit karena diduga mengidap sindrom Steven Johnson.

"Satu yang parah kemarin kita evakuasi ke rumah sakit daerah itu sindrom Steven Johnson," kata Beni Malik.

Diketahui, sindrom Steven Johnson pada anak ini termasuk jarang dan disebabkan oleh infeksi bakteri yang biasanya menimbulkan gejala luka lepuh di kulit, hidung, mata dan kelamin.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved