Suami Bayar Utang Rp100 Ribu Pakai Tubuh Istri, Ini Pengakuan Mamah Muda Dipaksa Melayani di Ranjang

Entah apa yang ada dipikiran Sabik, ia merelakan istrinya sendiri untuk berhubungan badan dengan pria lain sebagai bayaran utang kepada temannya.

Suami Bayar Utang Rp100 Ribu Pakai Tubuh Istri, Ini Pengakuan Mamah Muda Dipaksa Melayani di Ranjang
surya/galih lintartika/dok.surya
Moch Sabik Setiyawan (28), suami di Pasuruan yang tega menjual istri untuk berzina dengan teman-temannya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - seorang Mamah Muda dipaksa untuk melayani pria lain oleh suaminya sendiri.

korban Mamah Muda berinisial F (23) itu dipaksa untuk membayar utang suaminya Moch Sabik Setiawan (28) menggunakan tubuhnya.

Entah apa yang ada dipikiran Sabik, ia merelakan istrinya sendiri untuk berhubungan badan dengan pria lain sebagai bayaran utang kepada temannya.

Padahal, utang Sabik meminjam uang kepada temannya tak sebarapa besar, jika di total sekitar Rp 100 ribu.

Namun, utang Rp 100 ribu itu dibayar dengan menggunakan tubuh istrinya.

Peristiwa memilukan ini terjadi di Kecamatan Rejoso, Pasuruan, Jawa Timur.

Foto Ilustras
Foto Ilustras (Bangka Pos)

Saat ini, Sabik telah ditangkap oleh polisi karena diduga menjual istrinya sendiri kepada orang lain.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, bahwa Sabik menjual F (istrinya) untuk membayar utang suaminya.

Menurut cerita korban, suaminya pernah punya utang kecil Rp 20.000, Rp 25.000 dan sejenisnya kepada rekan kerjanya.

Jika ditotal, hutang suaminya hanya Rp 100.000.

Karena tidak punya uang, akhirnya tersangka Sabik membayar utangnya dengan tubuh istrinya.

"Saya lupa temannya yang berinisial siapa. Tapi memang ada, untuk bayar utang akhirnya istrinya disuruh membayarnya dengan berhubungan badan itu dan akhirnya utangnya lunas," jelasnya dikutip TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id.

Istri Bercinta di Ranjang Bareng Teman, Suami Nonton di Kamar Sambil Lakukan Ini

Pengakuan Mamah Muda

korban F, Mamah Muda berusia 23 tahun itu menceritakan apa yang dialaminya selama ini.

kepada polisi, F mengaku dipaksa untuk melayani teman suaminya demi mendapatkan uang.

Dijelaskan korban, nominalnya tidak terlalu besar.

Biasanya Rp 50.000 sekali berhubungan, terkadang juga bisa kurang dari itu.

Tersangka Sabik sempat mengaku menjual istrinya F karena ekonomi dan ingin mencari sensasi seksual.

Namun, dari perkataan tersangka ini berbanding terbalik dengan pengakuan korban yakni istrinya kepada pihak kepolisian.

"Tidak ada yang ingin merasakan sensasi kepuasan berhubungan seksual. Korban memastikan ini adalah ini untuk uang dan membayar utang," kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso.

Slamet, sapaan akrabnya, menjelaskan motifnya murni karena ekonomi.

Kata dia, tersangka ini memang sengaja menjual korban, versi pengakuan korban kepada penyidik.

"Uangnya biasanya diterima sama tersangka. Korban tidak merasakannya. Jadi, setelah teman tersangka berhubungan badan, uangnya langsung dibawa tersangka," jelas dia.

Dijelaskan korban, nominalnya tidak terlalu besar. Biasanya Rp 50.000 sekali berhubungan, terkadang juga bisa kurang dari itu.

Suami Paksa Istri Bercinta dengan Teman

Sang istri dipaksa untuk memuaskan nafsu bejat teman dari suaminya di atas ranjang kamarnya.

Sabik dan istrinya F diketahui menikah sejak tahun 2016 lalu.

Bahkan pasangan suami istri ini sudah dikaruniai seorang anak.

Cari Dukun Sakti Hingga ke Parangtritis untuk Santet Suaminya, Aulia Kesuma Sampai Beli Kuda

Tersangka suami jual istri saat ditanya Kapolres Pasuruan Kota AKBP Donny Alexander.
Tersangka suami jual istri saat ditanya Kapolres Pasuruan Kota AKBP Donny Alexander. (surya/galih lintartika/dok.surya)

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso membeberkan kronologi awal mula sang istri dipaksa melayani teman-teman suaminya.

Menurutnya, tersangka Moch Sabik Setiyawan warga Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan ini sudah menjual istrinya, sejak awal tahun 2019 lalu, tepatnya bulan Februari.

AKP Slamet Santoso menuturkan, kejadian ini bermula saat tersangka dan korban F sedang berdua di dalam kamar.

Kejadian itu saat dini hari sekira pukul 00.00 satu tahun yang lalu.

Saat korban hendak istirahat, tiba-tiba ada teman tersangka berinisial B ini masuk ke dalam kamarnya.

Korban F yang merupakan istri tersangka pun terkejut melihat kedatangan teman suaminya ini malam-malam.

Bukannya menyuruh temannya untuk keluar dari kamarnya, namun sang suami malah menawarkan kepada B untuk berhubungan badan dengan istrinya sendiri.

Korban yang saat itu mendengar ucapan suaminya pun kaget dan secara spontan langsung menolak tawaran itu.

"Namun tersangka memaksa korban dengan cara memukul tubuhnya. Karena takut, korban menuruti kemauan tersangka dan melakukan persetubuhan tersebut dengan B," kata AKP Slamet Santoso dikutip TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id (Tribun-Network).

Rupanya, sejak saat itu teman suaminya yakni B malah sering kali datang ke rumahnya.

B meminta untuk kembali berhubungan badan dengan korban.

Permintaan itu ternyata datang dari tersangka yang menyuruhnya untuk berhubungan badan dengan istrinya.

Jika ditotal sudah lima kali dalam setahun, tersangka menjual istrinya ke temannya berinisial B.

Selain itu, kata Kasat, korban juga dipaksa berhubungan dengan teman kerja lainnya yakni R sebanyak 4 kali, E sebanyak 2 kali, dan H sebanyak 3 kali.

Dari semua transaksi itu, tersangka merekam semua dalam bentuk video.

"Nah video itu, disebar oleh tersangka ke teman lainnya. Tujuannya untuk menawarkan siapa yang mau berhubungan badan dengan istrinya ini, dipersilahkan," ungkapnya.

Polres Pasuruan Kota saat merilis kasus suami yang tega menjual istrinya sendiri ke teman-temannya, Senin (10/2/2020).
Polres Pasuruan Kota saat merilis kasus suami yang tega menjual istrinya sendiri ke teman-temannya, Senin (10/2/2020). (surya.co.id/galih lintartika)

Sudah Ditiduri 4 Teman Suami

istri Sabik, rupanya sudah melayani beberapa orang pria teman suaminya untuk melakukan hubungan badan.

AKBP Donny Alexander menerangkan, dari pemeriksaan sementara, ada empat teman tersangka yang sudah meniduri istri Sabik.

Berdasarkan keterangan teman tersangka, sambung Kapolres, mereka sudah beberapa kali melakukan hubungan badan dengan F istri Sabik.

Bahkan, masing - masing teman tersangka bisa berhubungan sampai lima kali. Namun ada juga yang dua kali.

Intinya bervariasi, dan mayoritas lebih satu kali.

"Kami sudah mintai keterangan keempat teman tersangka ini.

Sudah kami periksa juga, dan mereka mengakui memang sudah berhubungan badan dengan korban lebih dari satu kali," jelas dia.

Merekam Adegan Istri di Ranjang

Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota menemukan fakta yang mengejutkan.

Tersangka Sabik selain menjual istrinya F, ke teman kerjanya, ia juga membuat video istrinya sedang ditiduri teman-temannya.

Siswa SMP yang Tewas Berkelahi Merupakan Anak Semata Wayang, Sang Ibu Histeris Terus Panggil Anaknya

Sebuah video istri disetubuhi teman sendiri tersebar, polisi pun mengungkap motif pria Pasuruan ini menjual istrinya.
Sebuah video istri disetubuhi teman sendiri tersebar, polisi pun mengungkap motif pria Pasuruan ini menjual istrinya. (SURYA.co.id/GALIH LINTARTIKA)

Adegan ranjang sang istri dengan teman kerjanya sengaja direkam melalui video untuk disebar ke teman-temannya.

"Tujuannya agar video itu bisa menjadi bukti ke teman lainnya bahwa istrinya bisa diajak berhubungan badan. Ini juga kami dalami," kata AKBP Donny Alexander.

Menurutnya, video aslinya memang sudah tidak ada.

Sebab, tersangka sudah menghapus video tersebut.

Namun, pihaknya sudah mendapatkan video bukti rekaman itu, dan temuan ini akan menjadi acuan penyidik untuk menelusuri dugaan penyebaran video asusila.

"Tersangka juga sudah mengakui jika merekam istrinya saat berhubungan badan dengan temannya. Alasannya memang untuk itu.

Jadi, saat istrinya dijual, tersangka ada di sana, dan melihat istrinya berhubungan badan dengan temannya," papar dia.

(TribunnewsBogor.com/Surya.co.id)

Penulis: Damanhuri
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved