Lucinta Luna Narkoba
Pengacara Ungkap Penyebab Lucinta Luna Pernah Mau Bunuh Diri di Jogja : Dia Sebenarnya Adalah Korban
Permintaan maaf yang diurai Lucinta Luna itu pun disambut dengan keterangan dari pengacaranya.
Penulis: khairunnisa | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Selaku pengacara Lucinta Luna, Milano Lubis menyebut bahwa kliennya adalah korban.
Terjeratnya Lucinta Luna pada narkoba menurut Milano Lubis adalah imbas dari bully-an yang didapatkannya selama ini.
Bahkan diakui Milano Lubis, Lucinta Luna pernah hampir mau bunuh diri di Jogja.
Sebelumnya diwartakan, Lucinta Luna ditangkap polisi di sebuah apartemen kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, sekira pukul 01.30 WIB, Selasa.
Berdasarkan tes urine, Lucinta positif menggunakan benzodiazepin yang masuk dalam golongan psikotropika.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa obat penenang berjenis tramadol sebanyak 7 butir dan riklona sebanyak 5 butir.
Obat-obat itu masuk ke dalam golongan psikotropika.
TONTON JUGA :
Selain itu polisi juga mendapati tiga pil diduga ekstasi di dalam keranjang sampah apartemen Lucinta Luna.
Pasca ditangkap oleh pihak kepolisian, Lucinta Luna akhirnya buka suara soal kasus yang menimpa dirinya.
Pada konferensi pers di Polres Jakarta Barat Kamis (13/2/2020), Lucinta Luna diperkenankan bicara di depan media oleh pihak kepolisian.
Konferensi pers itu dilakukan terkait kasus Narkoba yang menimpa Lucinta Luna.
• Sahabat Bongkar Sosok Asli Lucinta Luna, Berbeda Dari yang Dikenal : Mood-nya Rapuh Banget
• Rosa Meldianti Ditanya Kapan Nyusul Lucinta Luna, Meldi Sindir Ketulah Karma Sendiri: Gak Mikir Apa?
Namun, awak media tidak diperkenankan untuk melemparkan pertanyaan apapun.
Itu juga menjadi kali pertama Lucinta Luna memperlihatkan wajahnya ke publik setelah kasusnya ramai diperbincangkan.
Lucinta Luna pun bersedia membuka masker yang menutupi wajahnya.
Lucinta Luna terlihat mengenakan baju tahanan dan celana panjang warna hitam.
Masih sama dengan konferensi pers sebelumnya, ia juga mengenakan topi hijau.
Lucinta Luna pun tak kuasa menagan tangisnya, ia berbicara sambil terus menangis.
"Saya mau minta maaf kepada semua masyarakat Indonesia yang ada di sini," katanya.

Permintaan maaf yang diurai Lucinta Luna itu pun disambut dengan keterangan dari pengacaranya.
Milano Lubis selaku pengacara Lucinta Luna pun mengurai perihal kasus kliennya.
• 3 Gaya Rambut Lucinta Luna di Kantor Polisi, Model Saat Minta Maaf Disorot, Yusri : Abis Ini Botak
• Pemasok Obat ke Lucinta Luna Ternyata Pemilik Salon Langganan Artis, Polisi Ungkap Identitasnya
• Sederet Artis Beri Dukungan untuk Lucinta Luna, Aurel :Jangan Bahagia di Atas Penderitaan Orang Lain
Dilansir dari tayangan beepdo pada Kamis (13/2/2020), Milano Lubis meminta agar Lucinta Luna bisa direhabilitasi.
Sebab diakui Milano Lubis, Lucinta Luna sebenarnya adalah korban.
"Kita kasih pengajuan permohonan, strategi kita memohon kepada pihak polisi bisa menilai secara onbjektif, Lucinta Luna ini seperti apa. Kasihan, dia ini sebenarnya adalah korban. Justru korban," ungkap Milano Lubis dilansir TribunnewsBogor.com.
FOLLOW US :
Perihal penggunaan obat-obatan terlarang yang disangkakan pada Lucinta Luna, Milano Lubis menyebut kliennya tidak rutin mengonsumsi obat tersebut.
Hanya jika sangat merasa stres, Lucinta Luna akan menggunakan obat tersebut.
"Dia tidak rutin pakai obat itu. Kalau sudah stres banget, sampai dia sudah enggak tahan baru dia pakai obat itu," pungkasnya.
• Eks Rekan Duet Cerita Soal Masa Lalu Lucinta Luna, Sebut Banyak Rumor Tentang Ini : Saya Prihatin
• Usai Jalani Pemeriksaan di BNN Lido, Lucinta Luna Diam Seribu Bahasa
Mengetahui tabiat sang kekasih, Abash diakui Milano Lubis sering mengingatkan Lucinta Luna.
Bahkan menurut Milano, Abash adalah orang yang ngotot meminta Lucinta Luna agar tidak terus-terusan menggunakan obat tersebut.
"Setahu saya, Abash itu selalu berusaha menahan dia, untuk tidak pakai. Coba lawan untuk tidak pakai itu. Kalau dia sedang stres," akui Milano Lubis.
Tak hanya mengungkap soal rehabilitasi, pengacara juga mengurai cerita soal momen ketika Lucinta Luna ingin bunuh diri.
Kejadian Lucinta Luna ingin bunuh diri itu terjadi pada bulan November 2019.
Penyebab Lucinta Luna ingin bunuh diri tak lain adalah karena saat itu sang mama di-bully.
"Dia mau bunuh diri di Jogja. Dia sempat mau bunuh diri, bulan November," ungkap Milano Lubis.
"Setelah foto mamanya yang sudah meninggal, dinaikin sama salah satu selebgram, terus dibilang mama lu," kata tim Lucinta Luna.
Mengenai sosok yang mem-bully Lucinta Luna, Milano Lubis mengaku sudah melaporkannya ke polisi.
Lebih lanjut, Milano Lubis juga membantah tudingan yang mengatakan Lucinta Luna sudah menggunakan narkoba sebelum enam bulan yang lalu alias sudah sejak lama.
"Kalau misalnya ada keterangan seperti itu harus dipertanggungjawabkan. Kalau tidak dia bisa kena UU ITE. Hati-hati bicara. Karena sekarang orang berbicara pun harus hati-hati kalau tidak ada fakta dan bukti, bisa fitnah jadinya," kata Milano Lubis tegas.