RUU Omnibus Law Ditolak Buruh, Menaker Ida Fauziah: Mungkin Mereka Belum Baca Keseluruhan

Ida mengatakan bahwa draft RUU omnibus law ini kini sudah diserahkan ke DPR untuk dibahas lebih lanjut.

RUU Omnibus Law Ditolak Buruh, Menaker Ida Fauziah: Mungkin Mereka Belum Baca Keseluruhan
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KEMANG - Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja ditolak sejumlah serikat pekerja buruh.

Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah mengatakan bahwa para buruh yang menolak ini belum memahami keseluruhan draft rancangan undang undang (RUU) Omnibus Law tersebut.

"Mungkin mereka yang menolak itu karena belum membaca secara keseluruhan draft RUU-nya," kata Ida Fauziah saat ditemui TribunnewsBogor.com, di Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (13/2/2020).

Ida mengatakan bahwa draft RUU Omnibus Law ini kini sudah diserahkan ke DPR untuk dibahas lebih lanjut.

Sebelum diserahkan ke DPR, dia mengaku sempat membuka dialog dengan mengundang para serikat pekerja.

"Sebenarnya sebelum draft ini diserahkan kepada DPR, kami membuka dialog. Hari Selasa kami undang seluruh serikat pekerja membentuk komite bersama untuk sosialiasai. Sebelum itu kita juga menyampaikan draft RUU ke temen-temen serikat pekerja buruh dan akan terus kami lakukan," kata Ida.

Ida menjelaskan bahwa terkait omnibus law ini dialog masih terbuka lebar di tingkat DPR.

Terlebih penyerahan draft RUU dan naskah akademiknya ini juga belum lama dilakukan.

"Ini baru draft RUU yang disampaikan oleh pemerintah kepada DPR. Ruang terbuka untuk mendialogkan itu masih sangat terbuka," pungkas Ida Fauziah.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved