Banyak Tempat Usaha Bodong Tetap Operasi di Bogor, Wabup Iwan: Satpol PP Jangan Setengah-Setengah

seharusnya ada larangan operasi yang tegas apabila tempat usaha tersebut terbukti melanggar Peraturan Perda (Perda).

Banyak Tempat Usaha Bodong Tetap Operasi di Bogor, Wabup Iwan: Satpol PP Jangan Setengah-Setengah
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menyayangkan banyaknya tempat usaha di Kabupaten Bogor yang tak berizin tapi beroperasi.

Bahkan tempat-tempat usaha ini nekat beroperasi walau pun sudah disegel Satpol PP.

"Kalau gak ada izinnya gak ada toleransi atuh, kalau memang tidak lengkap mau gimana lagi. Izinnya harus diurus dulu baru boleh beroperasional," kata Iwan Setiawan saat ditemui TribunnewsBogor.com di Cibinong, Jumat (14/2/2020).

Dia juga mengatakan bahwa seharusnya ada larangan operasi yang tegas apabila tempat usaha tersebut terbukti melanggar Peraturan Perda (Perda).

"Semua harus konsisten, kalau yang namanya sudah disegel ya tidak boleh beroperasi, kayak main-main nanti. Satpol PP yang tegas, jangan setengah-setengah," kata Iwan Setiawan.

Diberitakan sebelumnya, perwakilan pemilik sejumlah gerai, cafe dan tempat wisata menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Cibinong, Kamis (13/2/2020).

Mereka menjalani persidangan atas tindak pidana ringan (tipiring) karena telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2015 ketertiban umum tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Mereka dibawa ke meja hijau oleh Joko Widodo Kasie Penyelidikan dan Penyidikan bidang penegakan perda Satpol PP Kabupaten Bogor.

"Ada 6 usaha yang belum ber-IMB yang disidangkan hari ini," kata Joko Widodo, Kamis (13/2/2020).

Mereka terdiri dari Restoran Papatong, Olu Cafe, Steam Mobil, Burger King, tower menara komunikasi dan Taman Wisata Matahari (TWM).

Atas tipiring yang dilakukan, masing-masing pihak tempat usaha ini dikenakan denda bervariasi.

"Dendanya beda-beda, ada yang Rp 10 juta sampai 15 juta," kata pria yang juga kerap disapa Jokowi tersebut.

Pekan sebelumnya pun, kata Joko, pihaknya juga telah menyidangkan 5 tempat usaha di pengadilan yang sama karena tak punya IMB yang mana mereka didenda mulai dari Rp 4 juta sampai Rp 6 juta.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved