Serikat Pekerja Soal Bonus 5 Kali Gaji di Omnibus Law Cipta Kerja : Lihat Kulitnya Saja Seakan Mimpi

Bonus sebesar lima kali gaji tersebut rencananya akan diberikan pada pekerja yang telah mengabdikan diri di perusahaan selama minimal 12 tahun.

Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews.com/Ilustrasi
Ilustrasi Uang 

"Kita juga berevaluasi dari setiap tahun kita membuat upah itu, kenaikan UMK, kan yang dibenturkan tetap dengan pengusaha," tuturnya.

"Ini mimpi bagi buruh kalau sampai terjadi," sambungnya sembari tertawa.

Penjelasan Menteri Ketenagakerjaan

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menerangkan bonus ini hanya diberikan kepada pegawai yang sudah bekerja setidaknya satu tahun.

Bonus yang diberikan mulai dari satu kali  gaji hingga lima kali  gaji, tergantung lamanya bekerja.

Ia juga menyampaikan, bonus ini diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada para pekerja.

Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) Ida Fauziyah di kantor Kemenaker, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2020)
Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) Ida Fauziyah di kantor Kemenaker, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2020) (Tribunnews.com/Rina Ayu)

Lebih lanjut, Ida menyebutkan, pegawai kontrak yang waktu kerjanya masih di bawah satu tahun akan mendapatkan bonus sebesar satu kali  gaji.

"Perlindungan juga akan diberikan kepada pekerja kontrak.

"Ada kompensasi bagi pekerja kontrak, maka diberikan kewajiban ada kompensasi satu bulan  gaji," tuturnya, seperti yang diberitakan Kompas.com.

Sementara itu, untuk diketahui, di dalam UU 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, pemerintah mengatur pengusaha untuk memberikan uang pesangon atau uang yang dibayarkan oleh pemberi kerja kepada pegawai sehubungan dengan berakhirnya masa kerja.

Jumlah pesangon yang diberikan yaitu hingga senilai 32 kali gaji.

 

Dengan diberikannya bonus tersebut, Ida mengatakan, aturan pesangon yang berlaku tak lagi sama.

"Pesangonnya tidak seperti UUD 13, tapi ada formula yang kita atur dengan jaminan kehilangan pekerjaan.

"Ada uang saku, ada vokasi, kemudian ada akses penempatan, kemudian nanti ada sweetener (bonus) memang formulanya berbeda dibanding UUD," ucap Ida.

(Tribunnews.com/Widyadewi Metta) (Kompas.com/Mutia Fauzia)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pekerja Dapat Bonus 5 Kali Gaji di Omnibus Law Cipta Kerja, Pesangon?"

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved