Lucinta Luna Narkoba

Akui Sering Dibully, Lucinta Luna Ungkap Penyesalan Jadi Artis

Diberitakan sebelumnya, Lucinta Luna diamankan pihak kepolisian di apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat pada Selasa (11/2/2020).

KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJAR
Lucinta Luna saat konferensi pers di Polres Metro Jakbar, Kamis (13/2/2020) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Salah satu yang menyebabkan Lucinta Luna mengonsumsi obat penenang karena depresi.

Depresi itu muncul lantaran Lucinta Luna kerap kali mendapat perundungan atau bullying.

Selama menjadi artis, Lucinta Luna kerap kali menjadi sorotan publik dengan segala kontroversinya.

Bertahun-tahun menjadi seorang artis, dia pun sering di-bully netizen hingga ia merasa tertekan.
Hal inilah yang membuat Lucinta Luna menyesal menjadi seorang artis.

"Yang saya rasakan pribadi jadi public figure itu resikonya tinggi, harus siap di-bully, siap dihina," kata Lucinta Luna saat dijumpai di Polres Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020).

Baru Sehari Dipenjara, Lucinta Luna Berutang Rp 300 Ribu, Terungkap Reaksi Tahanan Lain Lihat LL

Beberkan Barang yang Kini Dibutuhkan Lucinta Luna, Abash Terkekeh Ingat Ini : Udah Mau Eksis Aja

"Tapi kalau untuk saya pribadi di-bully, paling parah enggak habis-habisnya, bertahun-tahun bisa dibilang orang nomor kesekian yang paling banyak haters-nya," sambungnya.

Meski demikian, Lucinta Luna menganggap dengan adanya kasus ini menjadikannya sebuah pembelajaran.

"Dengan adanya kasus ini, ini adalah pembelajaran buat saya, penyesalan buat saya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Lucinta Luna diamankan pihak kepolisian di apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat pada Selasa (11/2/2020).

Dari tangan Lucinta Luna, polisi menyita obat penenang berjenis tramadol dan riklona, yang masuk dalam kategori psikotropika.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan pil ekstasi di keranjang sampah tempat sang pelantun "Bobo Dimana" diamankan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sering Dibully, Lucinta Luna Menyesal Jadi Artis", .
Penulis : Revi C. Rantung
Editor : Tri Susanto Setiawan

Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved