Megawati : Kalau Anaknya Gak Bisa Jangan Dipaksa, Jengkel Loh Saya

Megawati saat memberikan sambutan dihadapan calon kepala daerah yang diusung PDIP di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Rabu

Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020). 

"Untuk Kota Solo, Bali, dan Kota Makassar akan dilakukan secara terpisah (dari gelombang pertama). Kemudian Kota Medan dan Kota Surabaya akan diumumkan secara terpisah. Nanti ada beberapa gelombang," kata dia.

 

Ia menjelaskan alasan kenapa Solo baru diumumkan dalam gelombang berikutnya.

"Bagaimanapun juga Kota Solo dan Bali merupakan basis utama, maka nanti akan diumumkan bersama-sama. Kami sudah mengkomunikasikan ini kepada seluruh kader-kader partai daerah di Kota Solo dan Bali," katanya.

Nama-nama calon kepala daerah yang diusung PDIP

 

 

Beredar luas surat yang berisi nama-nama calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung oleh Partai PDI Perjuangan.

Surat bernomor 1196 /IN/DPP/II/2020 ini dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDI Perjuangan).

Selain daftar nama calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung PDIP, surat ini berisi undangan yang ditujukan kepada para calon untuk mengikuti agenda pertemuan, Rabu (19/2/2020) di Kantor DPP PDI Perjuangan Lt. 5 Jalan P. Diponegoro No. 58, Menteng, Jakarta Pusat.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Megawati: Kalau Anaknya Tak Bisa Jangan Dipaksa Maju di 2024, Jengkel Saya,

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved