Breaking News:

Heran Peserta CPNS Bawa Jimat, BKN : Kan Jinnya Enggak Ngerti Komputer

Pada CPNS 2019 ini, pemerintah membuka 150.315 formasi dengan rincian 36.935 pada 65 Instansi pusat dan 113.380

(Istimewa/Kompas.com)
Panitia seleksi CPNS menemukan sejumlah benda aneh diduga jimat dari sejumlah peserta seleksi CPNS Kementerian Hukum dan HAM. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Saat pelaksanaan Seleksi Kompetisi Dasar ( SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2019 banyak kejadian unik yang dilakukan oleh para peserta.

Salah satunya penggunaan jimat oleh peserta supaya dapat lulus CPNS.

Padahal, menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana, pelaksanaan SKD kali ini menggunakan sistem daring (online) menggunakan komputer atau Computer Assisted Test (CAT).

"Pemakaian jimat juga ada. Saya kok heran ngapain pakai jimat, kan jinnya enggak ngerti komputer," ujarnya dengan nada bercanda di Kantor BKN, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Selain itu, ada juga peserta CPNS yang baru saja melahirkan dan tetap ingin untuk mengikuti ujian CAT, bahkan sambil membawa bayinya.

Kondisi ini terjadi di pelaksanaan CPNS di daerah-daerah. Terkecuali di kota-kota besar seperti Jakarta yang telah memfasilitasi tempat penitipan anak.

"Ada juga yang baru melahirkan dua hari. Di Kupang ada peserta CPNS membawa anaknya yang baru berusia dua minggu. Saya mengimbau kepada kepala daerah untuk memfasilitasi ini. Di daerah tidak ada penampungan untuk membawa anak," ujarnya.

Peserta Tes CPNS di Bogor Digeledah Petugas untuk Cegah Bawa Jimat

Ribuan Peserta CPNS Kota Bogor Jalani Tes SKD, Sekda Pastikan Tak Ada Kecurangan

Kejadian lucu lainnya, adalah ditemukannya para peserta yang tidak memperhatikan aturan pakaian untuk mengikuti SKD CPNS.

Syukurnya, para panitia CPNS bersedia bertukar seragam.

"Ada yang pakai celana merah. Untungnya saja panitianya baik hati dan mempunyai ukuran yang sama, sampai tukaran. Ada yang memakai sepatu cokelat, paniklah mereka, untung saya suruh tukaran sepatu," ujarnya.

Pada CPNS 2019 ini, pemerintah membuka 150.315 formasi dengan rincian 36.935 pada 65 Instansi pusat dan 113.380 pada 456 instansi pemerintah daerah (provinsi/kabupaten/kota).

Untuk persentase kelulusan PG SKD, sampai dengan Rabu (19/2/2020), untuk formasi umum mencapai 42,68 persen, tenaga cyber 56,32 persen, putra/putri Papua 25,53 persen, lulusan terbaik 91,52 persen, diaspora 100 persen, dan penyandang disabilitas 64,81 persen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Peserta CPNS Bawa Jimat, BKN: Kan Jinnya Enggak Ngerti Komputer

Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved