Breaking News:

Cegah Tindak Pidana Korupsi di Tingkat Desa, Ini Upaya Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor

Kasi Intel Kejari Kabupaten Bogor, Juanda menjelaskan bahwa program ini masih belum ke tahap sosialisasi yang maksimal.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Juanda dalam jumpa pers di Kantor Kejari Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat (21/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Selain memiliki upaya represif terhadap kasus korupsi di pemerintahan desa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor juga memiliki program 'Jaga Desa' sebagai upaya preventif.

Kasi Intel Kejari Kabupaten Bogor, Juanda menjelaskan bahwa program ini masih belum ke tahap sosialisasi yang maksimal.

"Kejari Kabupaten Bogor sendiri sebenarnya ada program Jaga Desa, cuman sosialisasinya belum terasa, belum dimaksimalkan ke desa-desa yang ada, respon dari desa-desa juga belum antusias terhadap program Kejari Kabupaten Bogor," kata Juanda, Jumat (21/2/2020).

Program Jaga Desa ini, kata dia, memungkinkan adanya permohonan dari desa yang nantinya difasilitasi oleh Pemerintah Desa (Pemdes).

Kemudian Kejari akan melakukan penelaahan kegiatan-kegiatan apa saja apa yang bisa dilakukan seperti sekedar memberikan informasi, sosialisasi, atau pembinaan adminsitrasi.

"Nandi dilihat, kalau kegiatannnya urgent kira-kira nanti perjalanan ke depan menimbulkan hambatan dan kendala, akan kita dampingi. Tapi kalau sifatnya lebih sederhana lebih pembinaan saja," kata Juanda.

Ke depan, kata Juanda, program Jaga Desa ini akan disosialisasikam kepada para kades terpilih bekerja sama dengan Pemdes.

"Pemdes kemarin sudah kerja sama nanti untuk kepala desa terpilih. Nanti kejaksaan akan memberikan materi terkait program Jaga Desa," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved