Kades Tersangka Korupsi

Oknum Kades di Bogor Tilep Dana Desa Rp 500 Juta untuk Kepentingan Pribadi, Sisanya Rp 170 Juta

Dia menjelaskan anggaran dana desa yang disunat tersangka ini merupakan anggaran tahun 2018 saat tersangka masih menjabat kepala desa.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Seorang oknum kepala desa (kades) di wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor berinisial A ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor pada Kamis (20/2/2020) karena terjerat kasus tindak pidana korupsi dana desa dengan total kerugian negara mencapai Rp 500 juta. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Oknum kepala desa (kades) di wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor berinisial A ditetapkan tersangka setelah gunakan dana desa Rp 500 juta untuk keperluan pribadi.

Oknum Kades ini ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor dan kini ditahan di Lapas Kelas IIA Cibinong (Pondok Rajeg).

Uang dana desa Rp 500 juta tersebut juga sudah digunakan oleh tersangka hingga tersisa Rp 170 juta.

"Sekitar Rp 170 juta kita sita dari kegiatan awal penyidikan dan AJB (Akta Jual Beli) rumah," kata Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor Rolando Ritonga, Jumat (21/2/2020).

Dia menjelaskan anggaran dana desa yang disunat tersangka ini merupakan anggaran tahun 2018 saat tersangka masih menjabat kepala desa.

Sementara anggaran dana desa ini totalnya waktu itu mencapai Rp 800 juta

Namun pada Pilkades serentak 2019, tersangka tidak lagi mencalonkan diri jadi Kades.

"Total dana desa yang diterima dari pusat dan pemda itu Rl 800 juta. Namun pada tahap ketiganya tidak dilaksanakan karena ternyata uangnya digunakan untuk keperluan pribadi si Kades," kata Rolando Ritonga.

Kasi Intel Kejari Kabupaten Bogor Juanda menambahkan bahwa sampai saat ini penyidikan masih berlanjut sebelum nanti perkaranya dilimpahkan ke pengadilan.

"Kami berharap ini menjadi pelajaran bagi para kepala desa maupun perangkat desa yang lainnya dan kita berharap ini menjadi yang satu-satunya untuk (perkara) pengeluaran dana desa di tahun 2020," ungkap Juanda.*

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved