Breaking News:

Jakarta Banjir

Dituduh Jadi Penyebab Banjir, AEON Mall JGC Digeruduk Warga, Videonya Viral di Media Sosial

Video Massa Seruduk AEON Mall JGC, karena dituduh jadi penyebab banjir. Dalam video juga terlihat ada sejumlah massa yang melakukan pengerusakan di AE

Twitter
sekelompok massa rusuh di AEON Mall JGC Jakarta Timur 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Video sekelompok massa mendatangani AEON Mall Jakarta Garden City ( JGC ) Jakarta Timur, viral di media sosial.

Dalam video juga terlihat ada sejumlah massa yang melakukan pengerusakan di AEON Mall JGC.

Dari informasi yang beredar, sekelompok massa tersebut menuding AEON Mall JGC sebagai penyebab banjir.

Kapolsek Cakung Kompol Pandji Santoso mengatakan massa menggeruduk AEON Mall untuk meminta penjelasan terhadap pengembang.

Pasalnya di sekitar AEON Mall banjir.

Menurut Pandji massa menuding AEON Mall sebagai penyebab banjir di pemukiman warga.

Terlambat Naik Kereta Karena Terjebak Banjir, PT KAI Kembalikan Uang Tiket, Begini Caranya Refund

Banjir Jakarta Hari Ini - Istana Terendam Air, Sekolah Diliburkan hingga Perjalanan KRL Terganggu

Bojongkulur Bogor Banjir, 100 Personel Brimob Diterjunkan

Bogor Selalu Disalahkan Bila Jakarta Banjir, Pakar Ungkap Cara Sederhana Tangani Air dari Hulu

"Menurut warga konturnya ada yang tidak beres sehingga menyebabkan terjadinya banjir," ujar Pandji saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Pandji mengatakan saat ini polisi telah siaga di sekitaran AEON Mall.

Polisi berupaya mencegah adanya aksi keributan.

Jakarta Banjir Berulang Kali, Ini Jawaban Gubernur Anies Baswedan

Bojongkulur Gunungputri Bogor Banjir, Puluhan Rumah di Vila Nusa Indah Terendam

Jakarta Banjir Hari Ini, Tinggi Air di Jakarta Pusat Sampai 110 cm

Banjir Jakarta - Jadwal Perjalanan Kereta Jarak Jauh Terganggu, BNPB Siapkan Perahu Karet

Bamus Betawi Puji Cara Anies Tangani Banjir Jakarta, Rahmat Hanya Beri Nilai 6 untuk Ahok

Pasien Rumah Sakit Didorong Terjang Banjir di Jakarta, Hotman Paris Prihatin : Nasib Bangsaku

Polisi juga menurut Pandji, sudah mempertemukan perwakilan warga dengan pihak pengembang.

"Sudah damai, tadi perwakilan dari warga tadi sudah berdiskusi. Tapi, semua personel tetap berjaga di lokasi,” ungkap Pandji.

Video mengenai peristiwa ini viral di media sosial.

Salah satu akun instagram yaitu @kontributorjakarta juga ikut mengunggah video tersebut.

Dalam video, terlihat bahwa sejumlah massa yang mengamuk dan berteriak di area mal.

Melansir Kompas.com, Banjir melanda berbagai wilayah di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, informasi yang diterimanya, lebih dari 200 RW di Ibu Kota terendam banjir hari ini.

Jalur Rel Kereta di Stasiun Kampung Bandan-Kemayoran, Sudirman, Tanah Abang Masih Terendam Banjir

Daftar Jalan Tol yang Terendam Banjir Hari Ini

Banjir Jakarta Hari Ini Bikin Susah Sinyal, Operator Siapkan Genset

"Jumlah RW yang terdampak masih bergerak terus. Tapi di atas 200 RW yang terdampak dari 2.738 RW di Jakarta," kata Anies saat memantau Pintu Air Manggarai, Jakarta.

Anies mengatakan, banjir yang terjadi Selasa pagi, karena curah hujan yang tinggi, bukan karena aliran dari hulu di Bogor.

Seperti di Pintu Air Manggarai, sempat berada pada level Siaga I dan kini turun menjadi Siaga II.

Menurut Anies, seluruh jajaran Pemprov DKI saat ini berada di lapangan untuk membantu warga yang terdampak banjir.

Anies mengatakan, bagi warga korban banjir yang membutuhkan bantuan, bisa menghubungi 112.

Warga juga bisa datang ke kantor kelurahan terdekat.

"Kita akan bantu respons semua yang jadi kebutuhan masyarakat," ucap Anies.

Untuk saat ini, kata Anies, pihaknya sedang konsentrasi pada penanggulanan bencana.

"Semua sumber daya kita siapkan untuk terjun ke lapangan. Semua kegiatan Pemprov difokuskan di lapangan. Semua pertemuan, rapat batal semuanya, turun ke lapangan," ucap Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pintu Air Manggarai, Selasa (25/2/2020).(KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pintu Air Manggarai, Selasa (25/2/2020).(KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA) (Kompas.com)

Wilayah lain yang dilaporkan banjir berdasarkan informasi TMC Polda Metro Jaya, yakni:

- Jalan Bulak Barat, Klender, Jakarta Timur, ketinggian 20-50 sentimeter

- Perumahan Taman Semanan Indah, Duri Kosambi, Jakarta Barat, ketinggian 30-40 sentimeter

- Kampung Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur, ketinggian 40-50 sentimeter

- RT 009 RW 003 Pondok Kelapa, Jakarta Timur, ketinggian 30-40 sentimeter

- Jalan Gunung Sahari II, Jakarta Pusat, ketinggian 30-40 sentimeter

- Jalan Sutomo 2, Kebon Pala, Jakarta Timur, ketinggian 30-40 sentimeter

- Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, ketinggian 20-40 sentimeter

- Jalan Swadaya, Cempaka Baru, Jakarta Pusat, ketinggian 60 sentimeter

Banjir yang merendam permukiman warga RW 02, Kampung Arus, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (24/2/2020)
Banjir yang merendam permukiman warga RW 02, Kampung Arus, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (24/2/2020) (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Selain di Jakarta, banjir juga terjadi di Bekasi dan Tangerang. Berikut wilayah yang dilaporkan banjir:

- Harapan Indah, Medan Satria, Bekasi, ketinggian 30-40 sentimeter

- Perumahan Bintara Jaya, Bekasi Barat, ketinggian 30-40 sentimeter

- Perumahan Jatimulya Regency, Bekasi, ketinggian 50-60 sentimeter

- Perumahan Mutiara Gading Timur, Bekasi Timur, ketinggian 30-40 sentimeter

- Jalan KH Noer Ali, Bekasi, ketinggian 20-30 sentimeter

- Kampung Buaran Jaya, Harapan Mulya, Bekasi, ketinggian 25-40 sentimeter

- Perumahan Jatiwaringin Asri, Bekasi, ketinggian 60 sentimeter

- Jalan Damar Raya, Bekasi, ketinggian 30-40 sentimeter

- Kompleks Larangan Indah, Ciledug, Tangerang, ketinggian 20-30 sentimeter

- Jalan H Rawit, Ciledug, Tangerang, ketinggian 50-70 sentimeter

- Puri Gading, Jatiwarna, Bekasi, ketinggian 30-50 sentimeter.(*)

Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved