Persib Bandung

Soal Kabar Mundurnya Umuh Muchtar dari Kursi Manajer Persib, Robert Alberts Tanggapi Begini

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts akhirnya tak ingin berkomentar soal kabar mundurnya Umuh Muchtar

Kolase Tribun Jabar
Starting XI Persib Bandung vs Melaka United - bobotoh. (Foto: Tribun Jabar/Deni Denaswara) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pelatih  Persib BandungRobert Alberts akhirnya tak ingin berkomentar soal kabar mundurnya Umuh Muchtar dari kursi manajer Maung Bandung.

Kabar Umuh Muchtar sebagai Manajer Persib baru-baru ini telah mengejutkan pihak Persib.

Bahkan jajaran komisaris Persib, sempat menahan Umuh untuk tak meninggalkan kursi manajer Maung bandung.

Umuh sendiri mengaku ingin fokus di posisi komisaris PT  Persib Bandung Bermartabat (PBB) sehingga melepaskan jabatannya sebagai manajer.

Dilansir dari BolaSport.com dari Tribun Jabar, pelatih  Persib Bandung, Robert Rene Alberts sejatinya belum mengetahui kabar mundurnya Umuh.

"Saya belum mendengar itu jadi saya belum bisa berkomentar," kata Robert.

"Dalam hal seperti itu lebih baik ditanyakan kepada manajemen dan Pak Umuh sendiri tentunya, untuk hal itu saya tidak akan komentar, karena itu di luar kendali saya," jelas Robert.

Walau begitu nama Robert Alberts malah mencuat sebagai sosok yang akan mengisi posisi yang ditinggalkan Umuh.

Apabila hal tersebut terjadi maka Robert akan menjadi manager coach untuk Persib Bandung.

Posisi manajer coach sendiri diakui Robert bukanlah sesuatu yang lumrah terjadi di sepak bola Asia.

Menurut Robert jabatan manajer di Asia akan dipegang oleh orang yang berbeda.

Posisi pelatih yang sekaligus menjabat sebagai manajer biasanya hanya terjadi di klub-klub Eropa.

"Di Eropa ini hal yang normal, karena prinsipnya di Eropa, pelatih itu merangkap manajer," tutur Robert.

"Di Inggris, di Belanda dan di manapun seperti itu," tambahnya.

Meski klub-klub Asia masih asing dengan hal itu, Robert sebut beberapa tim sudah mulai menerapkannya.

"Tapi di Asia memang berbeda karena ada manajer tim dengan peran yang spesifik dan pelatih juga dengan peran spesifik, tapi saya rasa beberapa tim sudah mulai melakukan itu (manajer coach) seperti Selangor dan JDT," tutup Robert.

(Bolasport)

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved