Vila di Puncak Bakal Dibongkar karena Dinilai Sebabkan Banjir, Ini Kata Wabup Bogor Iwan Setiawan

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan belum ada koordinasi terkait penertiban vila-vila yang melanggar aturan di kawasan Puncak ini.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan seusai menerima kunjungan Perwakilan Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (PSPPOP) Kementerian PUPR di Cibinong, Kamis (27/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Vila-vila yang memadati kawasan Puncak, Kabupaten Bogor akan dibongkar dalam waktu dekat.

Dirjen Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah (Dirjen PPRPT) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengatakan, hal ini menyusul banjir yang terjadi di sejumlah area di Jakarta, termasuk kawasan Monas dan Istana Negara, serta Bekasi pada Senin (24/2/2020) dan Selasa (25/2/2020).

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan belum ada koordinasi terkait penertiban vila-vila yang melanggar aturan di kawasan Puncak ini.

"Belum ada koordinasi. Kalau memang ada penertiban, kita akan lihat, bangunan-bangunan yang mana yang melanggar aturan, yang mana melanggar konservasi, mungkin itu yang dikoordinasikan antara pusat dengan daerah. Saya belum dapat laporan," kata Iwan Setiawan kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (27/2/2020).

Iwan menilai bahwa rencana pembongkaran vila-vila oleh Pemerintah Pusat di kawasan Puncak ini seakan-akan Bogor jadi penyebab banjir di Jakarta.

Padahal, kata dia, banjir di Jakarta tak melulu disebabkan karena hujan di Puncak.

"Kalau saya sih jangan juga lah kalau Jakarta banjir itu (karena) Puncak. Kan kemaren juga tidak banjir tidak hujan di Puncak, di Jakarta tetep aja ada banjir. Harus ada statement yang jangan meresahkan. Jadi tidak semua banjir di Jakarta itu karena hujan di Puncak," ungkap Iwan Setiawan.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah (Dirjen PPRPT) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Budi Situmorang menegaskan terkait rencana pembongkaran vila-vila di kawasan Puncak ini pada Selasa (25/4/2020).

"Vila-vila akan kami bongkar jika ditemukan melanggar tata ruang," tegas Budi Situmorang.

Halaman
12
Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved