Penghuni Keluhkan Pengelola Apartemen Bogor Valley, BPKN Lakukan Investigasi

persolan fasilitas sosial dan umun, serta fasilitas listrik dan dugaan adanya unit yang digunakan untuk praktek prostitusi online.

Penghuni Keluhkan Pengelola Apartemen Bogor Valley, BPKN Lakukan Investigasi
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Badan Perlindungan Konsuman Nasional (BPKN) Republik Indonesia (RI) melakukan investigasi terkait aduan warga soal Apartmen Bogor Valley. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Badan Perlindungan Konsuman Nasional (BPKN) Republik Indonesia (RI) melakukan investigasi terkait aduan warga soal Apartemen Bogor Valley.

Sebelumnya aduan tersebut disampaikan kepada BPKN yang kemudian langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi Apartemen Bogor Valley.

Kedatangan BPKN disambut oleh penghuni aparteamen yang berharap persoalan bisa menemui titik terang.

Ada berbagai persoalan yang dihadapi warga penghuni Apartemen Bogor Valley.

Di antaranya adalah persolan fasilitas sosial dan umun, serta fasilitas listrik dan dugaan adanya unit yang digunakan untuk praktek prostitusi online.

Seorang penghuni unit apartmen Bogor Valley, Ponco Sambodo mengatakan merasa seharusnya pengelolaan unit sudah harus diserahkan kepada pemilik.

"Selama ini saya masih merasa heran karena pihak developer merasa masih memiliki kelengkapan di Apartemen ini seharusnya di dalam peraturan P3SRS ini adalah satu tahun itu hak mereka untuk mengelola selebihnya harus diserahkan kepada pihak kita atau penghuni dilibatkan," ujarnya.

Keluhan lain adalah tingginya biaya listrik dan penggunaan listrik yang dibatasi.

Ponco mensinyalir masih ada beberapa kegiatan prostitusi online di Apartemen Bogor Valley.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved