Breaking News:

Wanita yang Mengaku Dihipnotis di Angkot dan Mengaku Anaknya Hilang Ternyata Buat Laporan Palsu

Di hadapan polisi, AIP akhirnya mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki anak bayi seperti yang diakui sebelumnya.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
Istimewa
Seorang wanita berinisial AIP asal Jakarta Selatan didapati warga kebingungan seorang diri di kawasan Parung, Kabupaten Bogor, Minggu (1/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Seorang wanita berinisial AIP asal Jakarta Selatan yang didapati kebingungan seorang diri di kawasan Parung, Kabupaten Bogor ternyata telah memberikan laporan palsu.

Kepada kepolisian Polsek Parung, AIP mengaku ditepuk pundaknya oleh orang misterius saat naik angkot di Jakarta Selatan yang saat itu dia mengaku tengah bersama anaknya berinisial ARS (5 bulan).

AIP mengaku kaget saat dia sadar sudah berada di perbatasan Tangerang Selatan di kawasan Bogor di Parung dan anaknya dia akui telah hilang.

Kejadian ini pun sempat beredar di Grup-Grup WhatsApp Bogor bahwa AIP jadi ibu korban penculikan bayi dengam cara hipnotis di angkot.

Wanita ini kemudian didamping Polsek Parung untuk diantar ke Polsek Pamulang karena kejadiannya masuk wilayah hukum Polsek Pamulang.

"Telah dilakukan secara mendalam dan intensif terhadap pelapor (AIP) dan saksi-saksi. Ternyata pelapor telah membuat laporan palsu," kata Kapolsek Pamulang Kompol Hadi Supriatna dalam keterangannya, Minggu (1/3/2020).

Di hadapan polisi, AIP akhirnya mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki anak bayi seperti yang diakui sebelumnya.

"Hingga saat ini pelapor masih dalam pemeriksaan Tim Reskrim Polsek Pamulang, secara intensif untuk mengetahui motif dari laporan palsu tersebut," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, wanita berinisial AIP ini ditemukan tengah kebingungan di wilayah Bogor seorang diri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved