OTT Pejabat Bogor

Anak Buah Jadi Tersangka Karupsi, Bupati Bogor Ade Yasin Cabut Bantuan Hukumnya

Bantuan hukum dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sebagai haknya ini sebelumnya didatangkan untuk mendampingi pasca Aparatur Sipil Negara (ASN)

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor Ade Yasin di Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TAMANSARI - Bupati Bogor Ade Yasin mencabut bantuan hukum anak buahnya IR dan FA setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi (topikor).

Bantuan hukum dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sebagai haknya ini sebelumnya didatangkan untuk mendampingi pasca Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polisi.

"Kan ada yang tidak boleh didampingi hukum itu gratifikasi, korupsi sama narkoba, ya barangkali kita mematuhi aturan saja dan pihak tersangka juga sudah punya pengacara dari keluarga," kata Ade Yasin kepada wartawan, Jumat (6/3/2020).

Dia menjelaskan bahwa kasus korupsi yang melibatkan sekretaris dinas (sekdis) dan stafnya itu ia serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum.

Serta kejadian kni diharapkan jadi pelajaran untuk semua jajarannya agar kejadian yang sama tak lagi terjadi.

"Kita serahkan kepada aparat hukum untuk menangani persoalan ini. Kedepannya ini harus jadi pelajaran jangan sampai terjadi lagi," ungkap Ade Yasin.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved