Breaking News:

Empon-empon di Pasaran Mahal, Penjual Jamu Terpaksa Naikkan Harga

Kencur yang biasanya dijual di pasar Rp 35.000/kg saat ini sudah naik jadi Rp 42.000/kg.

Editor: khairunnisa
Tangkapan Layar Youtube Lucinta Luna
ILUSTRASI - Lucinta Luna berperan sebagai pedagang jamu gendong. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kekhawatiran masyarakat karena merebaknya wabah virus corona atau Covid-19 berimbas pada langkanya empon-empon di pasaran.

Tanaman empon-empon lumrah dipakai sebagai bahan baku obat herbal seperti jamu.

Sumini, salah satu penjual jamu di Lapangan Baturan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, mengatakan saat ini empon-empon seperti jahe, kunyit, sereh, kencur, dan rempah-rempah lain sudah mulai langka di pasar.

Dia sendiri akhirnya terpaksa menaikkan harga jamu lantaran harga empon-empon tiba-tiba melonjak sejak beberapa hari terakhir.

"Mulai hari ini terpaksa jamu harganya naik jadi Rp 2.500 per gelas kecil, dari sebelumnya Rp 2.000. Karena bahan-bahannya sudah pada naik karena ramai-ramai corona itu. Kemudian gula kan juga sekarang sudah naik," kata Sumini, Jumat (6/3/2020).

Sumini mengaku membeli bahan baku jamu dari Pasar Legi, Kota Solo.

Menurutnya, harga empon-empon paling tinggi terjadi pada jahe merah.

Tiga hari lalu saja, harga jahe merah naik dari Rp 30.000/kg menjadi Rp 50.000/kg.

Kencur yang biasanya dijual di pasar Rp 35.000/kg saat ini sudah naik jadi Rp 42.000/kg.

"Kebetulan saya masih punya stok lama, mungkin hari ini sudah naik lagi. Jahe merah ini yang mahal," ucapnya.

Pengakuan Sopir Dianiaya saat Kerja dengan Majikan di Bintaro, Masih Dipukul Walau Sudah Memar

Tutorial Cara Aktifkan Dark Mode di WhatsApp, Ikuti Langkah Ini untuk Pakai Mode Gelap di WA

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved