Breaking News:

Nasib Oknum PNS Penimbun Masker di Makassar, Tak Sekadar Dinonaktifkan

LC (44), pegawai negeri sipil ( PNS) RS Daya Makassar, Sulawesi Selatan, yang diamankan polisi karena diduga menimbun ribuan masker di rumahnya.

(KOMPAS.COM/HIMAWAN)
Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel saat merilis penyitaan ribuan masker dari perusahaan alat kesehatan usai menjualnya dengan harga tinggi di Mapolda Sulsel, Kamis (5/3/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - LC (44), pegawai negeri sipil ( PNS) RS Daya Makassar, Sulawesi Selatan, yang diamankan polisi karena diduga menimbun ribuan masker di rumahnya.

Menanggapi adanya penangkapan itu, Pemerintah Kota Makassar langsung menonaktifkan LC sebagai PNS dan seluruh fasilitasnya dicabut.

“Saya sudah koordinasi dengan aparat kepolisian dan Inspektorat. Tim Inspektorat sudah turun melakukan tindakan-tindakan sesuai dengan aturan-aturan PNS. Untuk sementara, PNS tersebut dinonaktifkan dan semua fasilitas-fasilitas yang diperolehnya dicabut,” tegas Pejabat (PJ) Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb ketika dikonfirmasi, Jumat (6/3/2020).

Saat ditanya soal sanksi yang akan diberikan kepada LC, Iqbal belum bisa memastikannya.

Sanksi akan diberikan kepada LC setelah adanya putusan hukum tetap dari Pengadilan.

"Ada dasar untuk memberikan sanksi kepada oknum PNS tersebut. Ya sanksi terberat bagi PNS, pemecatan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap tiga terduga penimbun masker di Perumahan Dosen Universitas Hasanuddin di Jalan Moncong Loe, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Kamis (5/3/2020) dini hari.

Ketiga pelaku berinisial LC (44), DS (22), dan BP (26). LC merupakan seorang aparat sipil negara di salah satu rumah sakit di Makassar.

Ketiganya diamankan di rumah LC bersama ribuan masker yang sudah dikumpulkan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Oknum PNS Penimbun Masker di Makassar Dinonaktifkan dan Dicabut Fasiltasnya"

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved