Erick Thohir Tegaskan BUMN Tak Kirim Masker ke China: Tidak Mungkin Memenuhi Permintaan Tersebut

"Tidak mungkin memenuhi permintaan tersebut," kata Erick dalam pernyataannya yang diterima Kompas.com, Sabtu (7/3/2020).

Tribunnews.com/ Rina Ayu
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres Jokowi-Maruf Amin, Erick Thohir, saat ditemui, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan tidak menerima permintaan untuk ekspor masker ke China.

Sebelumnya, perusahaan Sunning Group dari China yang juga merupakan pemilik klub sepak bola Inter Milan memang secara langsung meminta kepada Erick terkait pasokan masker.

Ini sejalan dengan pencegahan penyebaran virus corona.

Adapun pasokan masker yang diminta oleh Sunning Group mencapai 2 juta lembar.

Namun, Erick menolaknya.

"Tidak mungkin memenuhi permintaan tersebut," kata Erick dalam pernyataannya yang diterima Kompas.com, Sabtu (7/3/2020).

Erick menyatakan, langkah yang diambilnya sudah sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.

Kepala Negara menegaskan BUMN farmasi harus memenuhi permintaan masker di dalam negeri.

BUMN farmasi yang memproduksi masker antara lain PT Kimia Farma dan RNI. Akan tetapi, kata Erick, Kementerian BUMN tidak pernah mengeluarkan perintah ekspor kepada RNI.

Sebelumnya, Erick pernah mengaku ditelepon pemilik Sunning Group terkait ketersediaan masker di Indonesia.

Sebab, saat ini di China masker sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Hari ini saya ditelepon sama pemilik Suning, (dia) mau beli 2 juta masker (dari Indonesia),” ujar Erick di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erick Thohir Tegaskan BUMN Tak Kirim Masker ke China"

Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved