Breaking News:

Kuliner Bogor

Nikmati Sejuknya Sukamakmur Ditemani Kue Bandros Jajanan SD yang Legendaris

Tentunya, di tengah cuaca dingin dan berkabut di kawasan Sukamakmur ini cocok sambil menikmati kue bandros.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Jajanan Tradisional Kue Bandros dalam cetakan loyang saat sedang dimasak 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAMAKMUR - Jajanan SD Kue Bandros rupanya masih bisa ditemukan di wilayah Bogor.

Seperti di kawasan Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor yang merupakan jalur alternatif menuju Cipanas, Cianjur.

Lokasi ini merupakan lokasi perbukitan kedua di Bogor yang berhawa cukup dingin selain kawasan Cisarua Puncak Bogor.

Tentunya, di tengah cuaca dingin dan berkabut di kawasan Sukamakmur ini cocok sambil menikmati kue bandros.

Salah satu pedagang kue bandros di Sukamakmur, Mang Engkus, mengatakan bahwa kue bandros ini masih satu keluarga dengan kue pukis

"Ini kue pancong kalau di Jakarta sebutannya, kalau di sini bandros disebutnya, cetakannya sama sejak dulu. Masuk keluarga kue pukis, pukis kelapa," kata Mang Engkus kepada TribunnewsBogor.com.

Jajanan Tradisional Kue Bandros di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Dijual Rp 10 ribu untuk 1 loyang (20 biji), Sabtu (7/3/2020).
Jajanan Tradisional Kue Bandros di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Dijual Rp 10 ribu untuk 1 loyang (20 biji), Sabtu (7/3/2020). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Kue bandros khas Jawa Barat ini, kata Engkus, terbuat dari tepung terigu, tepung beras, parutan kelapa dan garam.

Adonan bandros ini dimasukan ke dalam loyang khas dan dimasak sambil ditutup dengan waktu yang relatif singkat.

"Paling 5 menitan, mateng," kata Engkus.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved