Gempa di Sukabumi

Rumah Ambruk Akibat Gempa Sukabumi, Warga Lari Sambil Teriak Takbir

Bahkan si pengambil video itu juga tampak tergesa-gesa berupaya keluar dari mobil saat para warga lainnya terlihat panik berlarian.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Istimewa
Gempa di Sukabumi rusak bangunan rumah warga, Selasa (10/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KALAPANUNGGAL - Gempa magnitudo 5 guncang wilayah Sukabumi hingga merusak bangunan warga.

Berdasarkan video amatir yang didapat TribunnewsBogor.com, warga di Sukabumi panik berlarian saat terjadi gempa.

Sebuah bangunan beton pun tampak ambruk rata dengah tanah.

Video kamera ponsel tersebut diambil oleh seorang wanita dari dalam kendaraan roda empat mobil yang tengah melintas.

Mobil tersebut juga tampak berhenti tidak melanjutkan perjalanannya sementara saat gempa terjadi.

Bahkan si pengambil video itu juga tampak tergesa-gesa berupaya keluar dari mobil saat para warga lainnya terlihat panik berlarian.

"Allahuakbar, Allahuakbar, lailahaillallah, Muhammadarasulullah !," kata wanita si pengambil video sambil berupaya segera keluar dari mobil saat gempa terjadi.

Dalam video terselihat, sejumlah warga lainnya yang berlarian juga ada yang berupaya masuk ke rumah yang ambruk menolong penghuni rumah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com, peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Kalapunggal, Kabupaten Sukabumi.

Saat dikonfirmasi, Humas Polres Sukabumi membenarkan adanya kerusakan bangunan di wilayah Kalapanunggal seperti dalam video tepatnya di Kampung Nangerang, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal.

"Ada satu rumah tingkat rusak ambruk rata dengan tanah. Rumah tersebut dihuni oleh satu keluarga dengan 5 orang anak, total 7 orang jiwa," kata Kapolsek Kalapanunggal AKP Ujang Rohimin melalui Paur Humas Polres Sukabumi, Selasa (10/3/2020).

Dalam kejadian tersebut ada 3 anggota keluarga yang dilarikan ke rumah sakit karena luka-luka yang rata-rata mengalami luka sobek di bagian kepala.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ambruknya rumah tersebut.

"Korban luka luka sudah dibawa ke klinik Adiya Kalapanunggal dan sudah ditangani medis. Untuk kerugian kerusakan rumah belum bisa dihitung," ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved