Breaking News:

Teror Virus Corona

Masyarakat Diminta Tidak Khawatir, Virus Corona Disebut Tak Tahan Sinar Matahari

Angka kematian akibat virus corona jenis baru ini sekitar 3 persen dari total 119.179 kasus penderita Covid-19 di seluruh dunia.

Editor: khairunnisa
Shutterstock
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Jember Agga Mardro Raharjo meminta masyarakat tak berlebihan menanggapi penyebaran virus corona Covid-19.

Sebab, sejumlah virus tak tahan terhadap paparan sinar matahari.

Agga mengatakan, hal itu juga berlaku untuk virus corona baru atau Covid-19.

"Mungkin ini jawaban dari mengapa di Indonesia kasus penyebaran virus Covid-19 relatif sangat kecil jika dibandingkan China, Korea Selatan apa lagi Italia,” kata Agga dalam diskusi di Universitas Jember, Rabu (11/3/2020).

dr Soebandi Jember ini menyebut, kasus kematian akibat infeksi Covid-19 relatif kecil.

Angka kematian akibat virus corona jenis baru ini sekitar 3 persen dari total 119.179 kasus penderita Covid-19 di seluruh dunia.

“Tidak perlu kawatir berlebihan karena dari seluruh pasien yang terinfeksi virus Covid-19, masih jauh lebih banyak yang sembuh dari yang meninggal,” jelas dia.

Agga meminta masyarakat menerapkan pola hidup sehat, terutama dalam menjaga kebersihan diri.

Masyarakat diminta lebih sering mencuci tangan setelah beraktivitas di luar ruangan.

“Biasanya masyarakat cuci tangan hanya pada saat mau makan saja,” ucap dia.

Pasien Terinfeksi Corona yang Kini Sembuh Bertambah 2 Orang

Beda Keterangan, Dirut RSUP Persahabatan Sebut Dua Pasien yang Negatif Virus Corona Masih Dirawat

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved