Breaking News:

Teror Virus Corona

Wapres Ma'ruf Amin : Saya Minta Maaf Kalau Terpaksa Pakai Salaman Corona

Ma'ruf Amin langsung disambut tawa riuh dan tepuk tangan peserta acara. Ia sendiri mengaku agak kurang nyaman dengan salaman seperti itu.

Editor: Ardhi Sanjaya
Kompas.com
Wapres Maruf Amin saat ditemui wartawan di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2019).(KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari) 

Salah satu agenda Munas V Adeksi itu membahas tentang dukungan DPRD kota terhadap Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang dinilai akan menyelesaikan persoalan tumpang tindihnya peraturan di pusat dan daerah.

Selain itu, Munas V Adeksi juga mengagendakan pemilihan pengurus baru periode 2020 2025.

Acara Munas itu diselenggarakan dengan antisipasi penuh atas penyebaran virus corona.

Peserta Munas yang hendak masuk ke dalam ruangan acara harus melalui pemeriksaan suhu tubuh dan mensterilkan tangan lebih dulu.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang hadir dalam acara itu sempat melontarkan kiat warga NTB menangkal penyakit Covid-19.

Warga NTB disebut memperkuat imunitas tubuh dengan mengonsumsi susu kuda liar yang adalah produk khas NTB.

Wapres Ma'ruf Amin pun setuju dengan pernyataan Zulkieflimansyah. Ia merespons pernyataan itu disertai dengan kelakar.

"Ternyata di sini ada yang bisa menangkal corona, seperti yang ditawarkan Pak Gubernur, yaitu susu kuda liar. Tapi kita juga harus berhati-hati, harus bisa menangkal dampak dari susu kuda liar itu," ujar Wapres Ma'ruf yang disambut tawa peserta acara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Wapres Ma'ruf Minta Maaf Orang Tak Bisa Salam dan Cium Tangannya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved