Pencuri Motor di Bogor Ditangkap

Cerita Pemilik Warung Kehilangan Motor, Tak Sadar Motornya Hilang Setelah Pelaku Beli Minuman

Warga Cileungsi, Armiati (50) mengaku kehilangan motor miliknya di siang bolong saat motornya itu diparkir depan warung kelontong tempat dia berjuala

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Cerita warga Cileungsi, Armiati (50) mengaku kehilangan motor miliknya di siang bolong saat motornya diparkir depan warung kelontong tempat dia berjualan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Warga Cileungsi, Armiati (50) mengaku kehilangan motor miliknya di siang bolong saat motornya diparkir depan warung kelontong tempat dia berjualan.

Dia menceritakan bahwa, awalnya dia sebelum kehilangan motor tengah sibuk masak di dapur.

Saat itu, kebetulan warung juga sedang sepi dari pembeli yang datang.

Dari dapur, Armiati mengaku bisa melihat jika ada orang yang datang ke warungnya.

Termasuk pelaku yang sempat bolak-balik di sekitaran warungnya.

"Saya lagi masak di dapur, ada orang datang saya tengok kirain anak saya, tau-taunya dia sudah seberang. Balik lagi, saya tengok lagi, udah di seberang lagi," kata Armiati kepada TribunnewsBogor.com di Mapolres Bogor, Rabu (18/3/2020).

Akhirnya, pelaku tersebut berpura-pura membeli sebotol minuman.

Warga Citeureup Ini Sumringah, Motornya yang Hilang Sudah Kembali

Saat itu lah, tanpa disadari Armiati, kunci motor yang ditaruh di meja rupanya diambil pelaku.

"Akhirnya dia beli teh botol, ngasih uang Rp 5000 berikut ngambil kunci saya gak tahu itu di meja. Setelah motor ini mau dipinjem anak-anak parkiran, saya baru sadar bahwa motor itu udah gak ada, padahal saya udah bulak-bulak mau sholat, gak sadar," ungkapnya.

Akhirnya Armiati mendapatkan kembali motor miliknya yang hilang tersebut dan diserahkan oleh Polres Bogor.

Motor milik Armiati menjadi salah satu barang bukti pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam Operasi Kejahatan Kendaraan (Jaran) Lodaya Polres Bogor 2020.

Diketahui, sebanyak 31 tersangka curanmor ditangkap dalam Operasi Jaran Lodaya 2020 Polres Bogor ini.

Sebanyak 23 kendaraan roda dua, 1 unit mobil, 22 kunci T, 37 mata kunci T termasuk senjata tajam diamankan sebagai barang bukti.

"Terhadap yang bersangkutan kita kenakan pasal 363 KUHP dan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," kata Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved