Info Tekno

Terbaru, TikTok Batasi Konten dari Pengguna yang Punya Penampilan Buruk

Saat ini, TikTok tercatat memiliki lebih dari 625 juta pengguna aktif di seluruh dunia.

Net
Seorang pria India yang hilang selama 3 tahun ditemukan oleh sang istri melalui unggahan video di aplikasi Tik Tok. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Siapa yang tidak kenal TikTok? Aplikasi yang sempat dipandang sebelah mata tersebut kini ternyata malah populer digunakan, termasuk di Indonesia.

TikTok dinilai menyediakan video pendek dengan konten yang menarik.

Tak jarang para penggunanya memanfaatkan aplikasi ini untuk menjadi ajang hiburan semata.

Di balik popularitasnya yang terus meroket, TikTok ternyata punya kebijakan yang ketat.

Dalam sebuah dokumen yang dipublikasi media ternama, The Intercept, terungkap bahwa TikTok menginstruksikan para moderatornya untuk membatasi penyebaran konten milik pengguna yang dianggap berwajah jelek atau berpenampilan buruk.

Tak hanya itu, TikTok juga meminta moderator untuk membatasi konten yang dibuat oleh pengguna penyandang disabilitas.

Berdasarkan dokumen tersebut, alasan dibuatnya aturan ini adalah untuk membuat orang betah dan menarik minat pengguna baru sebanyak mungkin.

Rizal Ramli Kritik Keras Jokowi soal Penanganan Virus Corona : Stop Proyek Termasuk Pindah Ibu Kota

Studi Penelitian: Golongan Darah A Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona

TikTok memperkirakan, bahwa semakin banyak konten dari orang cantik yang diutamakan, maka semakin banyak orang yang akan menonton.

Tak sampai situ saja, dalam dokumen tersebut tertuang poin yang menyatakan bahwa pengguna dengan kategori tersebut dilarang untuk tampil di halaman "For You".

Padahal, halaman "For You" merupakan tempat di mana para pengguna dapat menemukan video yang direkomendasikan oleh TikTok.

Halaman
12
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved