Virus Corona di Bogor

Peserta Seminar di Hotel Bogor yang Diikuti Warga Positif Corona asal Solo Dites Covid-19

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan bahwa acara seminar itu diikuti 52 peserta yang datang dari berbagai daerah.

Istimewa/Polres Bogor
Polres Bogor mengecek peserta seminar Anti Riba di salah satu Hotel Bogor yang mana beberapa pesertanya dari luar daerah dilaporkan positif virus corona, Minggu (22/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Peserta seminar Anti Riba di sebuah hotel di Bogor pada Februari 2020 lalu yang juga diikuti warga positif corona asal Solo mulai teridentifikasi.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan bahwa acara seminar itu diikuti 52 peserta yang datang dari berbagai daerah.

"Dalam kegiatan seminar yang dilakukan tersebut dihadiri oleh 52 peserta, dengan 7 orang peserta yang merupakan warga Kabupaten Bogor," kata Roland Ronaldy dalam keterangannya, Minggu (22/3/2020).

Ketujuh peserta seminar asal Bogor yang termasuk Orang dalam Pemantauan (ODP) virus corona ini pun menjalani tes covid-19.

Sementara hasil tes saat ini belum kecuali satu orang dengan hasil negatif.

"Kami bersama dengan Dinkes Kabupaten Bogor melakukan rangkapan pemeriksaan terhadap warga masyarakat Kabupaten Bogor yang telah mengikuti kegiatan seminar tersebut," kata Roland Ronaldy.

Roland mengimbau kepada masyarakat untuk sementara tidak melakukan kegiatan-kegiatan pertemuan yang melibatkan banyak orang.

Diketahui, acara seminar di salah satu hotel di Kabupaten Bogor ini disebut-sebut dalam riwayat perjalanan pernah dihadiri pasien positif corona asal Solo, Jawa Tengah.

Dua pasien asal Solo yang memiliki riwayat pernah ke Bogor tersebut meninggal dunia dan 2 lainnya diantaranya dirawat setelah dinyatakan positif virus corona.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved