Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Pemkab Bogor Tak Tutup Tempat Perbelanjaan karena Corona : Yang Penting Protokol Kesehatan Dijaga

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak menutup perusahaan swasta yang kerap didatangi masyarakat banyak seperti mall

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor Ade Yasin seusai menghadiri acara sosialisasi perubahan bentuk badan hukum Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (24/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak menutup perusahaan swasta yang kerap didatangi masyarakat banyak seperti mal dan yang lainnya di tengah merebaknya virus corona saat ini.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa apabila tempat perbelanjan ditutup, masyarakat juga akan kena dampak.

Sebab, jumlah tempat perbelanjaan yang ada di Kabupaten Bogor cukup sedikit untuk mengimbangi hampir 6 juta penduduk Bumi Tegar Beriman.

"Jadi saya pikir kalau itu ditutup, kalau butuh beras mau beli kemana ? gitu aja dulu," kata Ade Yasin kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Kabupaten Bogor Masuk Zona Merah Covid-19, Pemkab Bogor Perketat Pengawasan

Ade Yasin tetap memperbolehkan pusat perbelanjaan untuk tetap buka ditengah merebaknya covid-19 ini.

Namun, protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona harus tetap dilakukan.

"Yang penting mereka protokol kesehatannya dijaga," ungkap Ade Yasin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved