PS Tira Persikabo

Liga 1 2020 Ditunda Imbas Virus Corona, Pelatih PS Tira Persikabo Sebut Keputusan yang Tepat

virus corona yang saat ini merebak diseluruh negara, termasuk di Indonesia sangat berbahaya dan mengancam keselamatan setiap orang.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Igor Nikolayevich Kriushenko di Lapangan PMPP, Hambalang, Selasa (10/3/2020) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Penundaan jadwal kompetisi Liga 1 2020 yang diberlakukan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona dianggap tepat oleh pelatih PS Tira Persikabo, Igor Nikolayevich Kriushenko.

Menurut mantan pelatih Timnas Belarusia itu virus corona yang saat ini merebak diseluruh negara, termasuk di Indonesia sangat berbahaya dan mengancam keselamatan setiap orang.

"Menurut saya keputusan yang diambil oleh PSSI sangat tepat karena virus corona sangat membahayakan dan menyangkut kesehatan dan nyawa bersama," ujarnya.

Igor pun berharap agar situasi yang membuat seluruh orang menjadi resah dan gelisah ini segera berlalu sehingga manusia pada umumnya dapat kembali menjalankan kehidupannya secara normal tanpa harus dihantui teror covid 19.

"Tentu kami berharap kondisi ini semakin membaik agar kehidupan berjalan normal kembali dan Liga kembali bergulir," jelasnya.

Sebelumnya, skuad PS Tira Persikabo sudah kembali berkumpul untuk menjalankan sesi latihan, Senin (25/3/2020) lalu, usai mendapatkan jatah waktu berlibur selama satu minggu, sejak tim Laskar Padjajaran mengalahkan Persita Tangerang 3-1, Minggu (15/3/2020).

Namun sayangnya, latihan pada hari Senin itu urung dilakukan lantaran senagai antisipasi penyebaran virus corona.

Sejak PSSI dan LIB menunda jadwal kompetisi Liga 1 2020 hingga waktu yang tidak ditentukan, manajemen PS Tira Persikabo kembali memberikan kesempatan para pemainnya untuk berlatih di rumah masing-masing.

Sementara itu, di kompetisi Liga 1 2020 pekan ketiga, PS Tira Persikabo berada diposisi ke-10 klasemen sementara dengan mengumpulkan empat angka.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved