Virus Corona di Bogor

Cerita ODP di Kabupaten Bogor, Berusaha Tak Panik Selama Isolasi Mandiri

Ketika pertama kali ditetapkan sebagai ODP, saat itulah dia merasakan apa yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.

Cerita ODP di Kabupaten Bogor, Berusaha Tak Panik Selama Isolasi Mandiri
Gerd Altmann/Pixabay
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ditetapkannya status ODP atau Orang Dalam Pantauan (ODP) terhadap seseorang bukan hal yang mudah untuk dilalui.

Meski belum tentu positif virus corona atau covid-19, para ODP ini harus siap dianggap sebagai orang positif covid-19.

Mereka harus menjalani massa isolasi mandiri setidaknya selama 14 hari.

Ketika pertama kali ditetapkan sebagai ODP, saat itulah dia merasakan apa yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.

Seperti yang dirasakan salah satu warga Bogor, Dedi (40).

Dia dinyatakan ODP setelah bertemu dengan seseorang yang dinyatakan positif Covid-19.

"Parno sumpah, parno (paranoid), gak bisa tenang," kata Dedi saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com via sambungan telepon.

Dia mengaku bahwa setelah dinyatakan ODP, dia langsung melakukan isolasi mandiri membatasi pertemuan dengan orang lain termasuk keluarganya sendiri.

Informasi status ODP pada dirinya ini menyebar dengan cepat ke para tetangganya.

Halaman
12
Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved