Risma Bawa Pengeras Suara, Keliling Kampung Imbau Warga Jaga Jarak

Pemkot Surabaya juga mendirikan bilik sterilisasi di sejumlah fasilitas umum.

Risma Bawa Pengeras Suara, Keliling Kampung Imbau Warga Jaga Jarak
KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkeliling ke beberapa perkampungan warga untuk menyampaikan imbauan pencegahan virus corona dengan menjaga jarak.

"Imbauan sudah berkali-kali dilakukan Ibu Wali Kota saat keliling ke berbagai kawasan melalui pengeras suara. Imbauan juga disampaikan Satpol PP dan Kasatgas yang ada di kelurahan se-Kota Surabaya," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya M Fikser, di Surabaya, Kamis (26/3/2020).

Imbauan juga disampaikan melalui videotron, pengeras suara kepada warga di tempat umum seperti jembatan penyeberangan, dan lampu lalu lintas.

Ia menekankan pentingnya menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain dan mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan pembersih tangan guna menghindari penularan Covid-19.

"Pastikan kalau keluar masuk rumah maupun kantor dengan mencuci tangan sekitar 20-30 detik. Tempat ibadah dan ruang publik juga harus dibersihkan dengan obat pembasmi kuman," ujarnya.

Guna memudahkan warga mencuci tangan saat berada di luar rumah, Pemerintah Kota Surabaya sudah memasang 610 wastafel portabel di tempat-tempat umum.

Peneliti ITB Prediksi Virus Corona Akan Berakhir Akhir April 2020, Begini Penjelasannya

Petugas Gabungan di Kota Bogor Melakukan Menyemprotan Masal Cairan Disinfektan Mulai Hari Ini

Pemkot Surabaya juga mendirikan bilik sterilisasi di sejumlah fasilitas umum.

"Kita harapkan, dengan ruang sterilisasi ini warga yang ada di sekitar lokasi atau yang melewati bilik itu, tolong berhenti sebentar dan masuk ke bilik sterilisasi itu. Aman bagi tubuh dan manusia.

Sekitar 12 detik disemprot di dalam agar diri kita bersih dari kuman dan virus-virus," kata Fikser.

Ia juga mengimbau warga memanfaatkan masa belajar dan bekerja dari rumah dengan baik serta meminimalkan kegiatan di luar rumah.

"Hindari kerumunan di tempat publik. Ini untuk mengurangi risiko penularan," katanya.

Data per 25 Maret dikutip dari laman http://infocovid19.jatimprov.go.id/, sebanyak 182 warga Surabaya masuk ODP, 8 PDP, dan 31 orang positif Covid-19.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bawa Pengeras Suara, Risma Keliling Kampung Imbau Warga Jaga Jarak ", .

Editor : David Oliver Purba

Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved