Teror Virus Corona

Cegah Penyebaran Virus Corona, Mudik Bareng BUMN Dibatalkan

Kondisi penyebaran pandemi COVID-19 yang cenderung terus meningkat dari waktu ke waktu serta memperhatikan pernyataan presiden bahwa wabah COVID-19

Kompas.com
Arus balik Idul Fitri 2019 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya(KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mudik Bareng BUMN 2020 dimana penyelenggaraannya didukung oleh Satuan Tugas Mudik Gratis Tahun 2020 yang terdiri dari 107 BUMN dibatalkan pelaksanaannya.

Kondisi penyebaran pandemi COVID-19 yang cenderung terus meningkat dari waktu ke waktu serta memperhatikan pernyataan presiden bahwa wabah COVID-19 sebagai bencana nasional hingga akhirnya ditetapkan masa darurat sampai dengan tanggal 29 Mei 2020.

Menyikapi kondisi tersebut sekaligus sebagai antisipasi awal maka Kementerian BUMN memutuskan untuk melakukan pembatalan pelaksanaan Mudik Bareng BUMN Tahun 2020 melalui Surat Kementerian BUMN No S135/MBU/DSI/03/2020 tanggal 23 Maret 2020 tentang Pembatalan Program Mudik Gratis Bareng BUMN Tahun 2020 ditujukan kepada Satgas Mudik Gratis Tahun 2020.

 

Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Budi Rahardjo S. yang juga selaku Ketua Satuan Tugas Mudik Gratis Tahun 2020 menyampaikan bahwa telah berkoordinasi dengan BUMN anggota Satgas Mudik Gratis Tahun 2020 terkait pembatalan kegiatan Mudik Bareng BUMN dan agar segera menginformasikan pembatalan tersebut kepada para calon pemudik terdaftar dan masyarakat.

Direktur Operasional dan Jaringan Kadar Wisnuwarman (kiri) saat melakukan penyerahan secara simbolis topi mudik yang dilakukan oleh Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal pada acara pelepasan pemudik bareng Perum Jamkrindo bersama BUMN di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (29/5/2019). Tahun ini Perum Jamkrindo memberangkatkan 500 pemudik menggunakan moda transportasi kapal. Total ada 8 rute yang dilayani oleh Perum Jamkrindo yaitu; Kumai–Semarang, Sampit-Surabaya, Batam-Belawan, Sampit-Semarang, Makassar-Surabaya, Makassar-Bima, Makassar-Bau Bau, dan Jakarta-Makassar. Tribunnews/Jeprima
Direktur Operasional dan Jaringan Kadar Wisnuwarman (kiri) saat melakukan penyerahan secara simbolis topi mudik yang dilakukan oleh Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal pada acara pelepasan pemudik bareng Perum Jamkrindo bersama BUMN di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (29/5/2019). Tahun ini Perum Jamkrindo memberangkatkan 500 pemudik menggunakan moda transportasi kapal. Total ada 8 rute yang dilayani oleh Perum Jamkrindo yaitu; Kumai–Semarang, Sampit-Surabaya, Batam-Belawan, Sampit-Semarang, Makassar-Surabaya, Makassar-Bima, Makassar-Bau Bau, dan Jakarta-Makassar. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanannya dengan batalnya pelaksanaan Mudik Bareng BUMN Tahun 2020. Kami sangat memahami keinginan dan animo masyarakat yang tinggi untuk mudik pada saat lebaran nanti, terlebih lagi tidak sedikit juga yang sudah ikut dalam kegiatan mudik bareng ini setiap tahun. Namun demi keselamatan dan menjaga kesehatan bersama dengan berat hati kegiatan mudik tahun ini dibatalkan sepenuhnya," ujar Budi Rahardjo.

Tentunya dengan dibatalkan pelaksanaan Mudik Bareng BUMN dapat meminimalisir mobilisasi masyarakat dan juga sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah dalam menghadapi penyebaran pandemi COVID-19 di mana hal terpenting antara lain dengan melakukan social distancing atau menjaga jarak antar orang.

Di samping itu, Budi Rahardjo juga menghimbau agar masyarakat tetap berada di rumah, selalu jaga jarak, cuci tangan dan menunda bepergian dan tidak mudik hingga situasi dinyatakan kondusif oleh pemerintah. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cegah Penyebaran COVID-19, Mudik Bareng BUMN Dibatalkan,

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved