Komentar Masseur PS Tira Persikabo Terkait Dihentikannya Liga 1 2020 karena Virus Corona

Pria yang merupakan anggota TNI (Yonif 315 Garuda) ini juga berbagi tips agar terhindar dari penyebaran virus corona.

Dok media officer PS Tira Persikabo
Tim Laskar Padjajaran melakukan sesi foto bersama usai menang lawan Persita Tangerang 3-1 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Masseur tim PS Tira Persikabo, Indar Istiqnan menilai langkah yang diambil PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menghentikan Liga 1 2020 sebagai antisipasi penyebaran virus corona, sudah tepat.

Pria yang lahir di Jepara 8 Oktober 1994 itu mengatakan bahwa virus corona sangat cepat penularannya dan sangat berisiko apabila suatu pertandingan sepakbola yang mengundang ribuan orang di dalam Stadion tetap diselenggarakan.

"Kalau menurut saya penundaan Liga dari PSSI sudah sangat tepat, karena virus corona penyebarannya sangat cepat, virus ini bisa dngan gejala atau tanpa gejala yang bisa menyebabkan kematian," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (28/3/2020).

Terkait antisipasi virus corona, Indar melakukan berbagai macam pencegahan di antaranya melakukan penyemprotan diarea rumah dengan menggunakan cairan disinfektan.

"Kalau melakukakan bersih-bersih pasti, mungkin dari penyemprotan juga sudah dilakukan. Itu sebagai antisipasi ataupun pencegahan," paparnya.

Pria yang merupakan anggota TNI (Yonif 315 Garuda) ini juga berbagi tips agar terhindar dari penyebaran virus corona.

"Kalau tips dari saya selalu jaga kebersihan, tetap di dalam rumah ,pakai masker, dan jauhin keramaian," ungkapnya.

Saat ini tim PS Tira Persikabo tengah diliburkan dan Indar memilih pulang ke kampung halamannya di Jepara, Jawa Tengah, berkumpul bersama sanak keluarganya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved