Teror Virus Corona

11 Hari Lockdown Covid-19, Prancis Kumpulkan Uang Rp 506 Miliar, Hasil Denda Karena Keluar Rumah

Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe mengatakan, total 260.000 orang didenda karena mengabaikan aturan lockdown.

Gerd Altmann/Pixabay
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Denda sebanyak Rp 504 miliar dikumpulkan pemerintah Prancis dari 260.000 orang yang melanggar aturan lockdown virus corona.

Selama 11 hari terakhir, Negeri "Anggur" menutup sekolah dan hampir lini usaha guna memperlambat penyebaran penyakit Covid-19.

Dalam konferensi pers, Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe mengatakan, total 260.000 orang didenda karena mengabaikan aturan lockdown.

Dilansir Daily Mirror Sabtu (28/3/2020), pemerintah Prancis mengumpulkan hingga 25 juta poundsterling, atau sekitar Rp 504 miliar.

UPDATE Virus Corona di Indonesia: Bertambah 130, Pasien Positif Covid-19 Jadi 1.285

UPDATE Covid-19 Minggu 29 Maret 2020 - 1.285 Positif Corona Sembuh 64 Pasien

Daftar Negara yang Belum Terpapar Virus Corona atau Covid-19, Salah Satunya Korea Utara

Kepada France24, Philippe berkata "pertarungan baru akan dimulai", dan menyebut 15 hari pertama pada April bakal lebih sulit.

Pada Jumat (27/3/2020), Paris mengumumkan bahwa masa lockdown untuk memerangi Covid-19 bakal diperpanjang hingga 15 April.

FOLLOW:

Lebih dari 100.000 polisi dikerahkan ke seantero negara untuk memastikan warga tidak keluar rumah, dan menjaga mereka agar tetap melakukan social distancing.

Orang-orang hanya diperbolehkan meninggalkan rumah jika mereka ke toko kelontong untuk membeli bahan pokok, bekerja, atau berobat.

Pos pemeriksaan pun didirikan, dengan warga diharuskan mampu menunjukkan dokumen resmi negara setiap kali mereka keluar rumah.

Andi Arief Ungkap Hasil Tes Covid-19 Susilo Bambang Yudhoyono

Update Covid-19 Kota Bogor, PDP yang Meninggal Dunia Bertambah 1 Orang

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved