Teror Virus Corona

Penyebar Hoaks Jakarta Lockdown Ditangkap, Ini Penjelasan Polisi

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana, mengumumkan bahwa polisi sudah membekuk penyebar hoaks Jakarta lockdown

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat kunjungan kerja ke Polres Metro Depok. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana, mengumumkan bahwa polisi sudah membekuk penyebar hoaks Jakarta lockdown di media sosial.

Penyebar hoaks itu memviralkan gambar dan informasi bohong, yang menyebutkan bahwa sejumlah ruas jalan tol di Jakarta ditutup total akibat pemberlakuan lockdown.

"Kami sudah menangkap dan mengamankan penyebar hoaks terkait hal itu, di seputar wabah corona," kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/3/2020) sore.

Namun Kapolda enggan merinci jumlah pelaku hoaks yang ditangkap, serta motif tindakan mereka.

"Nanti akan kami jelaskan semuanya dalam pers rilis Senin pekan depan," katanya.

Yang pasti , lanjutnya, akibat informasi bohong yang disebarkan pelaku, dan sempat viral di dunia maya, membuat masyarakat resah dan panik di tengah wabah Covid-19 ini.

Sebelumnya Nana memastikan bahwa tidak ada anggotanya yang terinfeksi virus corona sampai saat ini.

"Saya harap akan terus seperti ini," kata Nana.

Menurut Kapolda, di tengah situasi wabah pihaknya tidak bisa meliburkan anggotanya. Pihaknya harus menjaga keamanan dan situasi kondusif di masyarakat, sekaligus memberikan layanan ke masyarakat.

"Saya tekankan ke anggota untuk disiplin menerapkan physical distancing atau jaga jarak, serta mengenakan masker dan selalu cuci tangan saat memberikan pelayanan ke warga," katanya.

Nana berharap, kedisiplinan polisi menerapkan jaga jarak , mengenakan masker, dan membersihkan tangan itu  bisa menjadi contoh bagi warga. 

(Warta Kota) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved