Dituduh Melakukan Penganiayaan, Saddil Ramdani Dilaporkan ke Polisi

Penyerang anyar Bhayangkara FC, Saddil Ramdani kembali tersandung dengan kasus hukum.

Super Ball/Feri Setiawan
Pemain Timnas Indonesia Saddil Ramdani menangis haru usai mengalahkan Kamboja dalam pertandingan lanjutan sepak bola Grup B SEA Games 2017 di Stadium Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (24/8/2017). Indonesia melaju ke babak semi final untuk menantang tuan rumah Malaysia setelah membobol Kamboja 2 gol tanpa balas. Super Ball/Feri Setiawan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penyerang anyar Bhayangkara FC, Saddil Ramdani kembali tersandung dengan kasus hukum. Kali ini dirinya dilaporkan ke Polres Kendari, Sulawesi Tenggara oleh pelapor Adrian.

Berdasarkan Surat Tanda Penerima Laporan (STPL) nomor 109/III/2020/Res Kendari per 28 Maret 2020, Saddil disangka menganiaya dan mengeroyok kerabat pelapor atas nama Irwan.

Dalam surat tersebut disebutkan penganiayaan dilakukan di Jalan Chairil Awar, Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Jumat (27/3/2020) malam WITA.

Manajer Bhayangkara FC, I Nyoman Yogi Hermawan yang mengetahui kejadian tersebut mengatakan sedang mengecek laporan tersebut di Kendari.

“Sedang kami cek dugaan kasus ini ke Kendari. Saat ini, posisi pemain Bhayangkara FC tengah diliburkan,” kata Nyoman Yogi, Senin (30/3/2020).

Seperti diketahui, setelah menjalani tes covid-19 pada Kamis lalu, seluruh pemain Bhayangkara FC dikembalikan ke rumahnya masing-masing lantaran libur Liga 1 diperpanjang hingga akhir Mei.

Kasus hukum yang menjerat pemain Timnas Indonesia ini bukan kalil terjadi. 

Sebelumya, saat membela Persela Lamongan, Saddil juga sempat dilaporkan ke Polisi akibat penganiayaan terhadap mantan kekasihnya, Anugrah Sekar Larasati.

Akan tetapi, kasus tersebut berujung damai setelah kedua belah pihak sepakat berdamai dan laporan dicabut

 (Tribunnews.com)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved