Teror Virus Corona

Kegelisahan Pelukis di Bogor Soal Virus Corona, Diungkapkan Lewat Sebuah Lukisan

Seorang pelukis asal Cisarua, Kabupaten Bogor mengungkapkan kegelisahannya tentang wabah virus corona lewat cat lukis.

TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Julius menggoreskan kuasnya melukiskan suasana kondisi jalan yang kini tengah terjadi akibat pandemi corona. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Seorang pelukis asal Cisarua, Kabupaten Bogor mengungkapkan kegelisahannya tentang wabah virus corona lewat cat lukis.

Lewat media kanvas ukuran 30x60 sentimeter, Julius menggoreskan kuasnya melukiskan suasana kondisi jalan yang kini tengah terjadi akibat pandemi corona.

Sebuah jalan yang ditutup dengan batang pohon, ban bekas, traffic cone, dan rambu larangan masuk di depan terowongan yang tergambar dalam lukisannya.

Di tambah adanya spanduk bertuliskan lockdown, seolah menggambarkan kondisi saat ini yang sepi bak kota mati.

"Lewat lukisan ini saya curahkan semuanya. Betapa pandemik corona tidak saja mematikan manusia, namun juga kota dan negara," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (1/4/2020).

Hasil lukisan Julius yang mengungkapkan kegelisahannya tentang wabah virus corona lewat cat dan kanvas.
Hasil lukisan Julius yang mengungkapkan kegelisahannya tentang wabah virus corona lewat cat dan kanvas. (TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah)

Dalam gambaran kondisi tersebut, ada harapan yang disisipkannya, yaitu agar pandemik corona ini segera berakhir.

Itu tertuang dalam simbol kertas putih dalam lukisan bertuliskan Stop Corona.

Lewat simbol tersebut, ia menitip pesan untuk seluruh masyarakat Indonesia bersatu dan menyuarakan melawan pandemik corona ini dengan caranya masing-masing.

"Saya bisa melukis dan saya lakukan ini sebagai dukungan saya untuk melawan pandemik corona ini," ucap dia.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved