Breaking News:

Teror Virus Corona

Pedagang Curhat Tak Bisa Mudik, Ridwan Kamil Tenangkan : Bapak Akan Dijamin Pak Jokowi dan Pak Anies

Ridwan Kamil pun mengurai penjelasan soal bagaimana caranya agar Enang Junaedi bisa mendapat bantuan dari pemerintah.

Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
youtube channel Indonesia Lawyers Club
Ridwan Kamil dengarkan curhatan pedagang asongan yang tak bisa mudik 

Bukan cuma menjelaskan kebijakan, Ridwan Kamil juga tampak merespon curhatan dari salah seorang pedagang asongan di Jakarta yang berasal dari Garut.

Kepada sang Gubernur, pedagang asongan bernama Enang Junaedi mengaku tidak bisa mudik ke kampung halaman.

Padahal diakui Enang Junaedi, ia sudah didesak keluarganya untuk kembali ke kampung halaman.

Ridwan Kamil dengarkan curhatan pedagang asongan yang tak bisa mudik
Ridwan Kamil dengarkan curhatan pedagang asongan yang tak bisa mudik (youtube channel Indonesia Lawyers Club)

Menenangkan warganya, Ridwan Kamil pun berujar akan menitipkan Enang Junaedi ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Tak hanya itu, Ridwan Kamil juga dengan tegas menyebut bahwa kehidupan warga seperti Enang Junaedi akan dijamin oleh Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Udah enggak bisa pulang Pak Gubernur," imbuh Enang Junaedi.

"Iya nanti saya titipkan Pak Endang ke Pak Anies. Insya Allah Bapak tenang, kita sedang urus. Secepatnya bantuan keuangan itu kita hadirkan," ungkap Ridwan Kamil.

"Anak saya cemas, namanya di Jakarta, katanya zona merah, gimana ?" tanya Enang Junaedi.

"Ya sementara itu jawaban saya. Pak Endang akan dijamin oleh Pak Anies dan Pak Jokowi di Jakarta. Kalaupun pulang yang repot juga nanti di kampung halaman. Kan kita tidak tahu Pak Endang sudah melakukan tes atau belum ?" pungkas Ridwan Kamil.

Menyoroti soal kehidupan Enang Junaedi, Karni Ilyas pun penasaran.

Sebab ternyata, Enang Junaedi tidak memiliki KTP Jakarta.

Menjawab pertanyaan tersebut, Ridwan Kamil pun mengurai penjelasan soal bagaimana caranya agar Enang Junaedi bisa mendapat bantuan dari pemerintah.

"Pak Endang KTP nya Jakarta bukan ?" tanya Karni Ilyas.

"Bukan. Daerah," jawab Enang Junaedi.

"Punya kartu orang miskin ? Kartu sembako," tanya Karni Ilyas lagi.

"Enggak punya," imbuh Enang Junaedi.

"Jadi orang kayak begini juga susah," ucap Karni Ilyas.

"Jadi yang dibantu oleh pemerintah Jakarta dan pusat adalah yang berKTP Jakarta atau KTP daerah tapi secara de facto sehari-hari tinggal di Jakarta. Kuncinya nanti harus lapor ke kelurahan," kata Ridwan Kamil.

(TribunnewsBogor.com/Khairunnisa)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved