Breaking News:

Teror Virus Corona

Terungkap, Ini Alasan Jokowi Tolak Lockdown untuk Cegah Covid-19 : Kita Ingin Aktivitas Ekonomi Ada

Dengan skema PSBB ini, aktivitas perekonomian tetap berjalan, tetapi tetap ada sejumlah pembatasan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Engin_Akyurt/Pixabay
Ilustrasi work from home atau bekerja di rumah sebagai upaya penyebaran virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Setelah menimbulkan pro kontra, Presiden Jokowi akhirnya blak-blakan alasan tidak melakukan karantina wilayah atau lockdown sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

Jokowi menyebut lockdown tak menjadi pilihan karena akan mengganggu perekonomian. Hal itu disampaikan Jokowi usai meninjau pembangunan rumah sakit darurat Covid-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (1/4/2020) kemarin.

" Lockdown itu apa sih? Orang enggak boleh keluar rumah, transportasi harus semua berhenti, baik itu bus, kendaraan pribadi, sepeda mobil, kereta api, pesawat berhenti semuanya. Kegiatan-kegiatan kantor semua dihentikan. Kan kita tidak mengambil jalan yang itu," kata Jokowi.

"Kita ingin tetap aktivitas ekonomi ada, tapi masyarakat kita semua harus jaga jarak aman, social distancing, physical distancing itu yang paling penting," sambungnya.

Oleh karena itu, Jokowi lebih memilih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Dengan skema PSBB ini, aktivitas perekonomian tetap berjalan, tetapi tetap ada sejumlah pembatasan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Terinfeksi Virus Corona, Ini Kemunculan Pertama Pangeran Charles

Misalnya penerapan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah di daerah yang rawan.

Masyarakat yang terpaksa keluar rumah juga diingatkan untuk disiplin menjaga jarak satu sama lain.

Sebanyak 15 lokasi di 10 wilayah kecamatan di Kabupaten Bogor serentak disemprot desinfektan demi cegah peredaran Virus Corona (Covid-19), Selasa (31/3/2020).
Sebanyak 15 lokasi di 10 wilayah kecamatan di Kabupaten Bogor serentak disemprot desinfektan demi cegah peredaran Virus Corona (Covid-19), Selasa (31/3/2020). (Ist)

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan.

Curhatan Tukang Antar Galon & Gas, Disemprot Disinfektan 32 Kali: Kalau Begini Bukan Virus yang Mati

"Jadi kalau kita semua disiplin melakukan itu, jaga jarak aman, cuci tangan tiap habis kegiatan, jangan pegang hidung mulut atau mata, kurangi itu, kunci tangan kita, sehingga penularannya betul-betul bisa dicegah," ucap Jokowi.

Halaman
1234
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved